Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rangkuman Data Produk Kecantikan dari SkinCare Terpopuler hingga Pertimbangan Memilih Produk

Ketertarikan masyarakat akan berbagai produk kecantikan dan perawatan tubuh, khususnya skincare, tak tergerus oleh pandemi Covid-19. Prospek bisnisnya pun makin cerah ke depannya. Simak data dan visualisasi lengkapnya di sini.
DataIndonesia.id
DataIndonesia.id - Bisnis.com 13 Maret 2022  |  06:35 WIB
Rangkuman Data Produk Kecantikan dari SkinCare Terpopuler hingga Pertimbangan Memilih Produk
Produk perawatan kecantikan kian populer. Foto ilustrasi. - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Ketertarikan masyarakat akan berbagai produk kecantikan dan perawatan tubuh, khususnya skincare, tak tergerus oleh pandemi Covid-19. Prospek bisnisnya pun makin cerah ke depannya. Simak data dan visualisasi lengkapnya di sini.

DataIndonesia.id telah merangkum data seputar produk skincare. Data yang dihimpun antara lain mencakup penggunaan skincare selama pandemi, 8 jenis produk perawatan kulit yang paling banyak dipilih, produk perawatan kulit terpopuler, produk perawatan kulit yang paling banyak dipakai berdasarkan gender, pertimbangan dalam memilih produk kecantikan, kandungan skincare yang dicari perempuan, pendapatan produk perawatan dan kecantikan Indonesia. data selengkapnya beserta visualisaisnya dapat disimak di sini.

Minat masyarakat Indonesia terhadap produk kecantikan dan perawatan tubuh terus tumbuh. Ketertarikan masyarakat akan berbagai produk tersebut tak tergerus oleh adanya pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal 2020.

Justru, banyak orang yang semakin sering menggunakan produk-produk kecantikan, khususnya untuk perawatan kulit (skincare) selama pagebluk berlangsung. Selengkapnya dalam tautan ini.

Melihat tingginya minat masyarakat terhadap skincare dan berbagai data di atas, pendapatan dari industri produk kecantikan serta perawatan tubuh diproyeksikan semakin meningkat ke depannya.

Berdasarkan laporan Statista, nilai pendapatan dari industri tersebut mencapai US$7 miliar atau setara Rp100,02 triliun (kurs Rp14.381/US$) pada 2020. Angkanya lalu diperkirakan naik 7,25% menjadi sebesar US$7.46 miliar pada 2021.

Pendapatan industri tersebut pun diperkirakan meningkat lagi 7,26% menjadi sebesar US$8,6 miliar pada 2023. Nilainya diprediksi tumbuh 5,64% menjadi 9,07 miliar pada 2024.

Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) juga mencatat ekspansi industri kecantikan biasanya selalu di atas pertumbuhan ekonomi. Klik selengkapnya di sini.

DataIndonesia.id juga merangkum berbagai data lengkap yang diharapkan dapat membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih baik. Sebagai contoh, rangkuman data lengkap tentang indikator ekonomi makro Indonesia, data lengkap tentang MotoGP, perubahan kebutuhan tenaga kerja terkait dengan otomatisasi, perbandingan kinerja P2P lending produktif, perubahan pola pengeluaran masyarakat selama pandemi, prospek ekonomi Indonesia menurut berbagai lembaga, serta beragam laporan komprehensif lainnya.

DataIndonesia.id menyajikan beragam data untuk membantu Anda mengambil keputusan yang lebih tepat. Ada data tentang bursa dan keuangan, data mengenai industri dan sektor riil, mengenai perkembangan digital, internet dan telekomunikasi, serta data mengenai indikator sosial kemasyarakatan. Selengkapnya di sini.

Anda juga dapat mengakses arsip lengkap mengenai regulasi (peraturan yang dikeluarkan pemerintah), dokumen laporan-laporan industri dan kinerja yang diterbitkan pemerintah serta lembaga kredibel di sini dan di sini serta di sini

Tidak ketinggalan juga di DataIndonesia.id terdapat arsip mengenai hasil RUPS, kinerja perubahaan terbuka, prospektus ringkas, serta arsip berita koran. Selengkapnya di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecantikan Skincare
Editor : Setyardi Widodo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top