Cokelat panas
Health

Cara Minum Kopi, Teh dan Cokelat Panas yang Bisa Buruk untuk Kesehatan Anda

Robby Fathan
Jumat, 18 Maret 2022 - 22:17
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menyesap minuman panas di pagi hari dapat meningkatkan energi Anda di pagi hari, dan menenangkan pikiran Anda di malam hari.

Tapi, cara bagaimana minuman itu Anda dikonsumsi, bisa mengurangi khasiatnya, bahkan memberikan dampak buruk juga lho.

Ada beberapa yang Anda harus perbaiki untuk memastikan  Anda mendapatkan hasil maksimal dari minuman panas Favorit Anda.

Berikut cara yang salah saat menghirup minuman panas seperti kopi, teh dan cokelat panas yang bisa buruk untuk kesehatan Anda seperti dilansir dari Eat This :

1. Kopi

Minum kopi bisa memberikan beberapa manfaat kesehatan, mulai dari peningkatan metabolisme dan suasana hati yang lebih baik hingga pengurangan risiko penyakit seperti diabetes, Alzheimer, dan penyakit jantung.

Namun, menambahkan krim dan pemanis pada secangkir kopi Anda, tidak hanya menambah kalori, tetapi juga dapat menyebabkan lonjakan gula darah, meningkatkan peradangan, dan berkontribusi pada berbagai masalah Kesehatan.

Selain itu, memilih waktu untuk meminum kopi dapat mempengaruhi tidur Anda, Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, minum kopi bahkan enam jam sebelum tidur dapat mengganggu tidur Anda.

2. Teh

Apakah Anda minum teh hijau untuk memulai hari Anda atau menyeruput chamomile untuk bersantai sebelum tidur, menurut Consumer Reports  teh telah terbukti memberikan keajaiban bagi tubuh.

Namun, seperti kopi, kandungan dalam teh Anda bisa menangkal manfaat kesehatannya. Teh chai , misalnya, kaya akan antioksidan, tetapi banyak dari versi kemasannya sering menampilkan "konsentrat sirup” .

Selain memperhatikan apa yang ada dalam secangkir teh Anda, penting juga untuk mendinginkannya sebelum meneguknya. Dalam sebuah studi tahun 2019, para peneliti menemukan bahwa mereka yang minum teh yang lebih panas dari 140 derajat Fahrenheit dan mengonsumsi lebih dari 700 ml per hari (sekitar dua cangkir besar) memiliki risiko hampir dua kali lipat terkena kanker kerongkongan.

3. Cokelat panas

Kakao penuh dengan polifenol  terutama flavanol yang telah terbukti dapat menurunkan peradangan, tekanan darah, dan kadar kolesterol. Tetapi pengolahan kakao dapat mengurangi kandungan polifenol, dan menambahkan gula dan perasa dapat mengurangi kualitas minuman yang sehat. Menurut Consumer Reports, "'Bom' cokelat panas yang trendi itu dapat menghasilkan 20 gram gula atau lebih, beberapa kali lipat dari batas maksimal harian yang direkomendasikan."

Untuk memperbaiki cokelat panas Anda tanpa membiarkan kesehatan Anda terganggu, Consumer Reports merekomendasikan untuk menggabungkan bubuk kakao, susu hangat, dan satu sendok teh gula per cangkir.

 

Penulis : Robby Fathan
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro