Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7 Karbohidrat Penting untuk Anda Pengidap Diabetes

Ada beberapa pilihan khusus yang menawarkan manfaat unik dan menjadikannya beberapa karbohidrat terbaik untuk dimasukkan ke dalam makanan Anda. Berikut 7 karbohidrat yang bisa Anda konsumsi untuk tekanan darah yang lebih baik
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 22 Maret 2022  |  11:01 WIB
7 Karbohidrat Penting untuk Anda Pengidap Diabetes
Aneka buah kurma - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Mengonsumsi karbohidrat sehat tertentu dapat membantu meningkatkan nutrisi dalam diet Anda dan membantu Anda mempertahankan tingkat tekanan darah yang sehat.

Alih-alih bebas karbohidrat, memilih makanan yang mengandung karbohidrat nabati seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat menurunkan tekanan darah secara alami. Sebaliknya, terlalu banyak gula tambahan dari makanan seperti minuman manis dikaitkan dengan tingkat tekanan darah yang lebih tinggi dan risiko hipertensi yang lebih tinggi.

Ada beberapa pilihan khusus yang menawarkan manfaat unik dan menjadikannya beberapa karbohidrat terbaik untuk dimasukkan ke dalam makanan Anda. Berikut 7 karbohidrat yang bisa Anda konsumsi untuk tekanan darah yang lebih baik, dilansir dari Eating Well:

1. Pisang

Pisang adalah salah satu makanan kaya karbohidrat terbaik untuk mendukung tekanan darah yang sehat. American Heart Association merekomendasikan bahwa orang dewasa dengan tekanan darah di atas 120/80 dapat meningkatkan asupan kalium diet mereka dengan pisang dalam pola makannya.

2. Kacang

Kacang adalah makanan nabati yang menawarkan beberapa karbohidrat alami bersama dengan protein nabati dan banyak vitamin dan mineral, termasuk magnesium yang mendukung tekanan darah yang sehat. Serat larut dan tidak larut, termasuk pati resisten yang secara alami ditemukan dalam kacang, dapat membantu mendukung kontrol tekanan darah.

3. Yogurt

Yogurt telah menjadi makanan populer di kalangan pendukung kesehatan usus, berkat budaya hidup dan aktif yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobioma. Yogurt jauh lebih dari sekadar makanan susu yang dikemas dengan probiotik. Probiotik yang ditemukan dalam yogurt dapat memainkan peran terpisah dalam mengurangi tekanan darah.

4. Kurma

Kurma bisa menjadi solusi sempurna bagi orang yang ingin memuaskan rasa manis tanpa tambahan gula, berkat rasa karamel yang manis alami dari buah-buahan ini. Sebagai bonus tambahan, makan buah-buahan ini dapat mendukung tekanan darah yang sehat. Di antara serat, potasium, dan magnesium yang disediakan oleh sumber karbohidrat ini, kurma adalah tambahan alami untuk diet jantung sehat.

5. Oat

Biji-bijian utuh seperti gandum adalah pilihan yang lebih baik untuk mendukung tekanan darah yang sehat dalam hal pilihan biji-bijian. Biji-bijian utuh memberi makanan ini keunggulan nutrisi dan mengandung nutrisi yang lebih berlimpah serta beragam dengan potensi manfaat kesehatan, termasuk vitamin, serat, dan mineral dibandingkan dengan biji-bijian olahan.

6. Blueberry

Menambahkan secangkir blueberry ke dalam diet harian Anda lebih dari sekadar menawarkan dorongan beraroma tanpa tambahan gula. Makan sekitar satu cangkir blueberry liar setiap hari dapat membantu mengurangi tekanan darah sistolik. Blueberry mengandung serat, vitamin, dan mineral, yang dapat membantu mendukung kesehatan jantung dan kesehatan seseorang secara keseluruhan.

7. Jus Jeruk

Segelas jus jeruk 100% adalah sumber potasium alami. Buah jeruk mengandung antioksidan yang disebut hesperidin. Antioksidan ini dapat berperan dalam mendukung kesehatan jantung dengan berbagai cara. Menyeruput smoothie jeruk cranberry atau teh oranye earl grey dapat memberi Anda dorongan hesperidin dalam wadah yang lezat.

Sumber:

https://www.eatingwell.com/article/7956509/carbs-you-should-be-buying-for-better-blood-pressure/

Penulis: Intan Riskina Ichsan/Magang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes karbohidrat
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top