Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dampak Vaksinasi pada Long Covid

Long Covid bukanlah hal yang sepele, karena sekitar 30% penyintas Covid mengalami yang namanya long  covid yang dapat menggangu kualitas hidup.
Robby Fathan
Robby Fathan - Bisnis.com 23 Maret 2022  |  20:13 WIB
Petugas medis menyuntikkan vaksinasi COVID-19 di salah satu sentra vaksinasi di Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). - Antara
Petugas medis menyuntikkan vaksinasi COVID-19 di salah satu sentra vaksinasi di Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil negatif setelah tertular Covid-19 belum berarti sembuh total, risiko munculnya gejala sisa setelah sembuh dari COVID-19 alias long COVID masih menjadi salah satu ancaman bagi semua orang.

Beberapa ahli mengklaim bahwa pemberian vaksin dapat mengurangi risiko timbulnya gejala long COVID.

Long Covid bukanlah hal yang sepele, karena sekitar 30% penyintas Covid mengalami yang namanya long  covid yang dapat menggangu kualitas hidup.

Hingga saat ini belum ada terapi spesifik untuk mengobati long covid dan cara mencegahnya hanya dengan tidak terkena covid, walapun itu sangat sulit, lalu dampak vaksinasi apa saja yang akan timbul pada long covid?

Edukator dan praktisi Kesehatan RA Adaninggar, Sp.PD melalui akun instagramnya @drningz  menerangkan beberapa dampak vaksin pada orang yang terkena covid, yaitu :

- Menurunkan risiki long covid : rambut rontok, urtikaria, nyeri otot, penggumpalan darah, anosmia, kelainan saraf, penyakit paru, kelelahan

- Long covid seperti brain fog, kelainan saraf, gangguan tidur, gangguan napas tidak berbeda antara yang sudah divaksin maupun belum

- Tidak menurunkan risiko beberapa long covid: gejala perut, gangguan mood, nyeri kepala, gangguan cemas/depresi

Orang yang sudah divaksin 1x sebelum sakit Covid berisiko 7-10 x lebih rendah mengalami 2 atau lebih gejala long covid.

Orang yang mendapatkan vaksin pertama kali dalam 4 minggu setelah sakit covid, beresiko 4-6x lebih rendah mengalami 2 atau lebih gejala long covid.

Orang yang mendapatkan vaksin pertama kali dalam 4-8 minggu setelah sakit covid, beresiko 3x lebih rendah mengalami 2 atau lebih gejala long covid.

Vaksinasi Covid lengkap 2x menurukan risiko long covid sebesar 41% pada 3 bulan setelah terinfeksi, Pada orang yang terinfeksi covid setelah divaksin, berisiko lebih rendah mengalami kematian dan sisa kerusakan organ/squelae (terutama pada kardiovaskular, penggumpalan darah, metabolic, sistem paru) pada 6 bulan setelah teringrksi, dibandingkan orang yang belum divaksinasi covid.

Vaksinasi Covid lengkap 2x menurunkan risiko long covid sebesar 45% ( kelelahan, nyeri sendi & otot, rambut rontok, nyeri kepala, sesak, gangguan tidur dan batuk), dan juga dapat menurunkan risiko 36-73% mengalami 8 dari 10 gejala long covid yang terbanyak dilaporkan.

Vaksinasi Covid lengkap 2x juga bisa menurunkan risiko terjadinya gangguan saraf pembauan setelah terinfeksi Covid pada 14-88 hari setelah vaksinasi kedua dan risiko akan meningkat setelahnya.

Selain bisa mengurangi risiko gejala berat dan kematian, vaksinasi covid juga terbukti bermanfaat dalam mengurangi risiko dan meringankan beberapa gejala long covid.

Oleh karenanya, tetap lindungi diri anda dan keluarga dari Covid maupun long covid dengan selalu hidup sehat, menjaga prokes, pola hidup sehat, dan vaksinasi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top