Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Hasil Uji Coba Vaksin Sinovac ke Anak Usia 3 Tahun

Untuk mengatasi pademi Covid-19, vaksin Sinovac disuntik ke anak berusia 3 tahun dan diperoleh hasil yang mengejutkan.
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 04 April 2022  |  17:45 WIB
Vaksin Sinovac. - Antara
Vaksin Sinovac. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Anak-anak mulai usia 6 tahun ke atas telah menjadi target sasaran mendapatkan vaksin Covid-19 primer dua dosis lengkap. 

Anak-anak yang menerima dua dosis vaksin Sinovac Biotech Ltd China memperoleh pertahanan “sederhana” terhadap infeksi Omicron dan perlindungan yang lebih tinggi terhadap pengembangan kasus Covid-19 yang parah. 

Hal ini ditemukan oleh sebuah penelitian di Chili, yang dilansir dari Straits Times pada Senin (4/4/2022).

Para peneliti, yang melacak sekitar 490.000 anak usia 3 hingga 5 tahun, memperkirakan suntikan Sinovac memiliki tingkat efektivitas 38 persen terhadap Covid-19, 65 persen mencegah rawat inap, dan 69 persen terhadap infeksi yang cukup parah.

Penelitian berlangsung selama wabah Omicron di Chili antara Desember dan Februari yang dilakukan oleh para peneliti, sebagian besar bekerja untuk universitas lokal serta kementerian kesehatan negara tersebut.

Hasil yang diunggah ke Research Square sebagai pracetak belum ditinjau oleh rekan sejawat, tetapi memberikan wawasan tentang bagaimana vaksin bekerja melawan mutan yang lebih menular.

Mereka juga menjelaskan kemanjuran vaksin Covid-19 pada anak usia 3 hingga 5 tahun, karena penyebaran Omicron menyebabkan lebih banyak rawat inap anak di rumah sakit.

Namun, tingkat perlindungan secara signifikan lebih rendah daripada perkiraan awal baru-baru ini tentang kemanjuran dua dosis vaksin Sinovac pada anak-anak berusia 6 hingga 16 tahun, ketika varian Delta mendominasi.

Dalam penelitian itu, perkiraan efektivitasnya adalah 75 persen terhadap Covid-19, 91 persen untuk pencegahan rawat inap, dan 94 persen mencegah masuk ke ICU (Intensive Care Unit).

Studi laboratorium sebelumnya dari seluruh dunia telah menunjukkan bahwa Omicron secara signifikan mengurangi efektivitas berbagai vaksin, termasuk suntikan RNA pembawa pesan yang lebih kuat.

Penelitian dari Hong Kong telah menemukan dosis booster vaksin mRNA dapat meningkatkan tingkat perlindungan antibodi terhadap Omicron, sedangkan suntikan Sinovac ketiga tidak bisa.

Suntikan tidak aktif Sinovac adalah salah satu inokulasi Covid yang paling banyak digunakan di dunia, dengan lebih dari 260 juta dosis diberikan pada pertengahan Maret.

Vaksin itu juga telah disetujui untuk digunakan di antara anak-anak berusia 3 tahun di 14 yurisdiksi, mulai dari China daratan dan Hong Kong hingga Thailand dan Brasil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Anak Balita Sinovac Vaksin Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top