Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengamati Perubahan Konsumsi Media Digital dan Belanja Digital di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan di masa pandemi seperti ini, kebanyakan orang mencari hiburan secara digital, baik untuk mendapatkan informasi melalui media online maupun menonton secara daring.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 05 April 2022  |  09:00 WIB
Foto: dok. Indonesian Digital Association
Foto: dok. Indonesian Digital Association

Bisnis.com, JAKARTA - Tibanya bulan Ramadan selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu banyak orang di Indonesia. Ramadan mencerminkan kesabaran dan toleransi seseorang dan merupakan bulan yang luar biasa untuk dapat dirasakan. Ramadan juga menyatukan banyak orang untuk terhubung dan menikmati momen menyenangkan.

Untuk brand, momen Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk terhubung lebih jauh dengan audiens mereka. Bulan Ramadan di masa pandemi seperti ini, kebanyakan orang mencari hiburan secara digital, baik untuk mendapatkan informasi melalui media online maupun menonton secara daring.

Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah pembaca daring di media online hingga 18%, sementara OTT (over the top) yang sudah menjadi platform digital favorit untuk menonton mengalami peningkatan durasi menonton hingga 154% selama bulan Ramadan. 

Foto: dok. Emtek Digital

Berbagai perubahan pola hidup terjadi pada saat bulan Ramadan, bagaimana orang-orang menyesuaikan pola hidup untuk dapat melaksanakan kewajibannya dengan berpuasa. Salah satunya adalah dengan sahur dan berbuka puasa.

Perubahan pola hidup ini terefleksikan pada pola membaca di media online dan menonton secara daring, dimana terlihat bahwa jumlah audiens mengalami kenaikan di jam 02.00 hingga 04.00 dini hari dibandingkan saat biasanya.

Di saat berpuasa audiens menghabiskan waktu lebih banyak untuk membaca media digital pada siang hari untuk menggantikan kegiatan makan siang. Tidak hanya saat makan siang, jumlah penonton secara daring yang biasanya mengalami peningkatan pada pukul 17.00 (saat orang pulang kerja), tergeser hingga pukul 19.00 hingga 20.00 (setelah buka puasa).

Ramadan merupakan kesempatan bagi muslim untuk dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan berbuat baik antar sesama. Hal ini tercermin pada pencarian konten di media online yang mengalami pertumbuhan pembaca di bulan Ramadan, khususnya pada konten-konten religious. Selain konten religius, resep makanan juga menjadi konten yang paling banyak dicari dan dibaca selama bulan Ramadan.

Selain itu menonton ternyata menjadi hiburan yang paling relevan karena tidak menguras tenaga, terlebih saat ini kita dapat menonton di manapun kita berada selama memiliki akses internet, melalui OTT. Konten hiburan seperti news, entertainment dan sports menjadi konten yang paling diminati penonton dan pembaca daring selama bulan Ramadan.

Original series atau serial TV yang memiliki fokus konten pada kebersamaan, berkah, dan kasih sayang juga sangat bergema di hati konsumen. Sehingga brand yang memanfaatkan konten media seputar tema ini akan dapat terhubung dengan cara yang lebih dalam dengan konsumen.

Tidak Hanya Konsumsi Media Digital yang Berubah, Perilaku Belanja Digital Pun Meningkat

Perilaku belanja selama bulan Ramadan pun mengalami perubahan di masa pandemi, alokasi belanja online mengalami peningkatan hingga 24%, dimana belanja offline mengalami penurunan hingga 47%. Hal ini tercermin dari pertumbuhan transaksi pada e-commerce hingga 7%.

Seperti yang kita ketahui, bulan Ramadan merupakan festival belanja tahunan terbesar bagi masyarakat Indonesia. Mengingat bahwa berpuasa memakan waktu kurang lebih setengah hari, banyak orang yang ingin menjalankan puasa dengan berbagai hal yang dapat menghabiskan waktu dan membuat berpuasa menjadi tidak terasa.

Hal ini terbukti dari data e-commerce yang menyatakan bahwa pertumbuhan transaksi hobi & koleksi merupakan transaksi tertinggi selama bulan Ramadan yang meningkat 10% lebih dari biasanya. Kategori games juga meningkat 6% dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Mengacu pada data di atas, dengan pertumbuhan konsumsi digital yang tinggi, kita dapat menyimpulkan bahwa bulan Ramadan menjadi momen yang tepat bagi brand untuk terhubung dengan audiens. Terlebih lagi dengan adanya perubahan pola hidup di saat bulan Ramadan, memanfaatkan berbagai platform online merupakan pilihan yang tepat untuk terhubung secara lebih jauh melalui media online, OTT dan e-commerce.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

digital tren
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top