Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prebiotik vs Probiotik, Kenali Perbedaan, Manfaat, dan Jenis Makanannya

Prebiotik adalah serat makanan yang tidak dapat dicerna yang bertindak sebagai makanan untuk bakteri usus yang baik. Anda dapat menemukannya di makanan atau suplemen tertentu.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 07 April 2022  |  12:43 WIB
Prebiotik vs Probiotik, Kenali Perbedaan, Manfaat, dan Jenis Makanannya
Ilustrasi probiotik

Bisnis.com, JAKARTA — Usus yang sehat memainkan peran utama dalam kesehatan dan kesejahteraan kita secara keseluruhan. Mengonsumsi prebiotik dan probiotik baik dalam bentuk makanan atau suplemen adalah salah satu cara untuk meningkatkan sistem pencernaan dan membuatnya tetap bekerja secara efisien.

Dikutip dari Live Science, Mikrobioma usus terdiri dari 100 triliun mikroba bakteri hidup, 'baik' dan 'buruk' yang mempengaruhi penyerapan nutrisi, metabolisme, kekebalan, kesehatan mental, seberapa baik kita tidur dan bahkan apakah kita terkena flek atau tidak. Usus yang sehat berpotensi juga mencegah beberapa jenis kanker dan penyakit autoimun.

Perbedaan Prebiotik dan Probiotik

Prebiotik adalah serat makanan yang tidak dapat dicerna yang bertindak sebagai makanan untuk bakteri usus yang baik. Anda dapat menemukannya di makanan atau suplemen tertentu.

Probiotik adalah bakteri hidup yang menguntungkan atau 'baik' yang memiliki kemampuan untuk memulihkan dan meningkatkan mikrobioma usus Anda. Dapat ditemukan dalam makanan dan minuman, atau meminumnya dalam bentuk pil atau bubuk.”

Probiotik bersifat sementara, artinya mereka akan bertahan di usus untuk waktu yang singkat, tetapi tidak mengatur tempat tinggal. Dengan memberi mereka serat prebiotik, maka memberi mereka bahan bakar yang mereka butuhkan untuk menjajah usus dan meningkatkan kesehatan pencernaan.

Makanan Dengan Prebiotik dan Probiotik

Berbagai makanan penting untuk mendapatkan prebiotik. Masing-masing mengandung serat unik yang disukai oleh mikroba berbeda di usus Anda. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan keanekaragaman hayati mikroba Anda, yaitu sebagai berikut:

- Artichoke

- Bawang merah

- Bawang putih

- Asparagus

- Daun bawang

- Pisang mentah/hijau

Untuk probiotik, konsumsi berbagai makanan berbudaya dan difermentasi, termasuk yang tercantum di bawah ini:

- Yogurt

- Kefir

- Kol parut

- Kimchi

- Sup kedelai Jepang

- Kombucha

- Acar

Perbandingan Prebiotik dan Probiotik, Mana yang Lebih Baik?

Tidak apa-apa untuk mengambil prebiotik dan probiotik bersama-sama, sebuah praktik yang dikenal sebagai terapi mikrobioma. Anda tidak memerlukan prebiotik agar probiotik berfungsi, tetapi itu membuatnya lebih efektif. Faktanya, satu studi tahun 2020 menyarankan melakukan ini bahkan dapat membantu mengobati obesitas.

Tetapi kapan yang terbaik untuk memilih prebiotik vs probiotik? Makanan kaya probiotik dapat membantu meningkatkan keragaman bakteri usus dan mengonsumsi suplemen dapat digunakan sebagai alat terapi untuk mengatasi gejala tertentu, misalnya: kembung, sembelit, diare.

Prebiotik, di sisi lain, memberi makan probiotik dan penting untuk makan beragam pola makan nabati, kaya serat prebiotik. Suplementasi prebiotik juga dapat membantu mereka yang berjuang untuk makan cukup serat, dengan asupan yang direkomendasikan setiap hari di Amerika Serikat adalah 25-30g.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pisang yogurt makanan sehat
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top