Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali 10 Tanda dan Gejala Diabetes di Kulit

Ada beberapa tanda dan gejala diabetes pada kulit tubuh, yang bisa menjadi peringatan penyakit tidak menular ini.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 02 Juni 2022  |  14:55 WIB
Kenali 10 Tanda dan Gejala Diabetes di Kulit
Ilustrasi Diabetes Melitus - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Diabetes adalah penyakit yang menyebabkan tubuh mengalami kondisi disfungsi produksi atau penggunaan insulin. Penyakit ini sangat cepat berkembang dan telah mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. 

Saat terserang diabetes, tubuh akan memberikan beberapa sinyal. Umumnya, gejala diabetes yang paling banyak diketahui adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil dan penurunan berat badan yang drastis.

Namun, tahukah Anda bahwa diabetes juga berpengaruh pada kulit? Saat terjangkit diabetes, kulit akan lebih rentan terkena beberapa masalah seperti mudah iritasi dan kering.

Sekitar sepertiga penderita diabetes akan mengalami masalah kulit seperti luka kulit atau ruam kaki . Bahkan, menurut American Diabetes Association (ADA), beberapa masalah kulit bisa menjadi tanda peringatan diabetes pada mereka yang tidak terdiagnosis. 

Kabar baiknya adalah, sebagian besar masalah kulit yang diakibatkan oleh diabetes dapat dicegah atau diobati dengan mudah jika ditangani lebih awal.

Simak 10 tanda dan gejala diabetes di penyakit kulit:

1. Mudah Terkena Infeksi Bakteri Kulit

Penderita diabetes cenderung rentan mengalami infeksi bakteri pada kulit. Masalah kulit yang umumnya sering ditemukan adalah sties pada kelopak mata (bintitan), bisul, infeksi kuku, dan carbuncles (infeksi dalam pada kulit dan jaringan di bawahnya). 

Biasanya, area di sekitar infeksi akan terasa panas, merah, nyeri, dan bengkak. Perawatan dengan krim atau pil antibiotik dapat mengatasi masalah kulit ini.

gejala diabetes di kulit

2. Infeksi Jamur

Selain rentan terkena infeksi bakteri, orang dengan diabetes umumnya mudah terinfeksi jamur, terutama infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida Albicans.

Infeksi jamur ini menciptakan kondisi ruam merah dan gatal dan dikelilingi oleh lepuh kecil serta sisik, yang biasanya ditemukan di daerah hangat dan lembab seperti ketiak atau di antara jari kaki. Infeksi jamur lain yang umum terjadi pada penderita diabetes antara lain, kurap, gatal di selangkangan, dan infeksi jamur vagina.

3. Kulit Gatal Akibat Sirkulasi Darah yang Buruk

Kulit gatal dapat memiliki banyak penyebab. Pada penderita diabetes, infeksi jamur, bisa menjadi akar penyebabnya. 

Namun, aliran darah yang buruk juga ditengarai menjadi salah satu penyebab lainnya. Umumnya, pasien akan merasakan gatal pada kaki bagian bawah. Lantas, apa yang dapat dilakukan sebagai langkah penanganan pertama? Anda dapat mengurangi frekuensi mandi dan menggunakan sabun yang lembut. 

tanda dan gejala penyakit diabetes

4. Vitiligo

Vitiligo adalah masalah kulit di mana sel-sel kulit yang membuat melanin (pigmentasi coklat) dihancurkan, sehingga menyebabkan bercak warna tubuh tidak teratur.

Meskipun penyebab vitiligo hingga saat ini belum  diketahui, para ahli percaya bahwa kondisi kulit tersebut disebabkan oleh autoimun seperti yang dapat ditemukan dalam diabetes tipe 1, BioMed Research International dalam penelitiannya bahkan menggambarkan adanya hubungan antara kedua kondisi tersebut.

Hingga saat ini, masalah kulit tersebut masih tidak ada obatnya, tetapi terapi cahaya dan steroid digunakan untuk mengatasi vitiligo. Jika Anda memiliki kondisi tersebut, penting untuk memakai tabir surya  minimal 30 SPF, karena kulit yang mengalami depigmentasi tidak memiliki perlindungan alami dari sinar matahari. 

5. Neuropati

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf yang disebut dengan neuropati (komplikasi diabetes yang umum). Terkadang, kerusakan tersebut menyebabkan hilangnya sensasi pada kaki.

Jika Anda menginjak sesuatu dan melukai kaki Anda atau mengalami lecet, Anda mungkin tidak dapat merasakannya. Selain itu, luka kulit terbuka yang disebut ulkus cenderung sulit untuk mengering dan rentan mengalami infeksi. 

6. Kulit Melepuh atau Melenting

Kondisi kulit ini pada dasarnya jarang terjadi, tetapi terkadang penderita diabetes mengalami lepuh (bullosis diabetesorum). Lepuh terjadi pada punggung jari tangan, tangan, jari kaki, kaki, dan terkadang pada tungkai atau lengan bawah. 

Luka kulit ini menyerupai luka bakar. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Menjaga glukosa darah agar tetap terkendali adalah satu-satunya pengobatan untuk masalah kulit diabetes ini. 

kulit melepuh jadi gejala penyakit diabetes pada wanita

7. Xanthomatosis

Diabetes yang tidak terkendali dapat menyebabkan xanthomatosis. Xanthoma adalah kondisi pertumbuhan lemak yang berkembang di bawah kulit. Kondisi ini biasanya ditemukan di punggung tangan, kaki, lengan, dan bokong. 

Masalah kulit ini sering menyerang pria muda dengan kolesterol tinggi dan trigliserida sangat tinggi (lemak dalam darah). 

8. Mengalami Digital Sclerosis

Sekitar satu dari 3 orang dengan diabetes tipe 1 mengalami kondisi sklerosis digital — kulit tebal, kencang, seperti lilin yang berkembang di punggung tangan. Orang yang mengidap diabetes dapat mengalami sensasi sendi jari menjadi kaku dan sulit digerakkan. Terkadang masalah kulit ini juga terjadi pada jari kaki dan dahi. 

9. Granuloma Annulare

Masalah kulit ini menyebabkan bintik-bintik merah pada kulit (ruam). Granuloma annulare diseminata paling sering terjadi pada jari tangan dan telinga. Biasanya, perawatan medis tidak diperlukan karena ruam dapat hilang dengan sendirinya tanpa meninggalkan bekas. 

kulit hitam, kulit gelap, tanda diabetes, gejala diabetes, diabetes, perempuan, wanita

10. Acanthosis Nigricans – Kulit Menggelap

Acanthosis nigricans menyebabkan masalah kulit pada lipatan tubuh dan membuat lipatan kulit menjadi gelap dan menebal. Masalah kulit akibat diabetes ini biasanya berkembang pada orang yang memiliki kelebihan berat badan. 

Mengontrol glukosa darah Anda adalah langkah pertama dalam mencegah dan mengobati masalah kulit akibat diabetes. Jika Anda mendapati beberapa masalah kulit seperti yang sudah disebutkan diatas, segera lakukan koordinasi dengan dokter terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes darah Gejala Penyakit
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top