Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Studi: DHA Omega-3 Tekan Risiko Terkena Alzheimer

Dalam studi observasional prospektif yang dilakukan dalam Framingham Offspring Cohort - termasuk 1490 peserta bebas demensia berusia 65 tahun - peneliti memeriksa hubungan sel darah merah (RBC) asam docosahexaenoic (DHA) dengan insiden Penyakit Alzheimer (AD), sementara juga pengujian interaksi dengan kapal induk APOE-ε4.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 12 Juni 2022  |  10:28 WIB
Studi: DHA Omega-3 Tekan Risiko Terkena Alzheimer
Ilustrasi Omega-3 yang bisa cegah alzheimer - Healthline
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penelitian Fatty Acid Research Institute (FARI) yang diterbitkan di Nutrients menunjukkan bahwa orang dengan tingkat DHA omega 3 dalam darah yang lebih tinggi 49% lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit Alzheimer dibandingkan mereka yang memiliki tingkat lebih rendah.

Studi yang dipimpin oleh Aleix Sala-Vila, PhD, menyarankan bahwa memberikan diet ekstra omega-3 DHA, terutama bagi mereka yang membawa gen ApoE4 (yang kira-kira menggandakan kerentanan individu untuk mengembangkan AD) dapat memperlambat perkembangan penyakit. Intervensi diet yang hemat biaya dan berisiko rendah seperti ini berpotensi menghemat miliaran biaya perawatan kesehatan.

Dalam studi observasional prospektif yang dilakukan dalam Framingham Offspring Cohort - termasuk 1490 peserta bebas demensia berusia 65 tahun - peneliti memeriksa hubungan sel darah merah (RBC) asam docosahexaenoic (DHA) dengan insiden Penyakit Alzheimer (AD), sementara juga pengujian interaksi dengan kapal induk APOE-ε4.

Risiko kejadian AD pada kuintil DHA RBC tertinggi (Q5, >6,1%) lebih rendah 49% dibandingkan dengan kuintil terendah (Q1, <3,8%). Peningkatan DHA RBC dari Q1 ke Q5 diprediksi memberikan perkiraan 4,7 tahun tambahan kehidupan bebas dari AD.

Lebih lanjut, para peneliti mencatat bahwa peningkatan asupan DHA dapat menurunkan risiko pengembangan AD, terutama pada individu berisiko tinggi seperti mereka yang membawa alel APOE-ε4, menunjukkan bahwa mereka mungkin mendapat manfaat lebih banyak dari tingkat DHA yang lebih tinggi daripada non-carrier.

Dampak kesehatan masyarakat dari mencegah AD dengan sesuatu yang sederhana seperti intervensi diet seperti DHA juga signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alzheimer Omega 3
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top