Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bahayanya Tren Memplester Mulut yang Viral di TikTok

Memplester mulut dengan menempelkan selotip di bibir dengan harapan dapat tidur nyenyak, salah satu praktik media sosial "paling berbahaya" saat ini.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 15 Agustus 2022  |  20:51 WIB
Bahayanya Tren Memplester Mulut yang Viral di TikTok
Tren plester mulut yang viral di TikTok
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di TikTok kini sedang tren dan viral memplester mulut dengan berbagai tujuan dan alasan.

Salah satunya, agar ketika mulut tertutup, Anda hanya bernapas melalui hidung yang dinilai baik untuk kesehatan.

Bernapas melalui hidung memang bermanfaat untuk kesehatan. Pasalnya, rambut hidung menyaring partikel asing seperti debu dan alergen, dan proses pernapasan hidung melembabkan udara yang dihirup yang membantu paru-paru, menurut Dental Logic.

Ini juga mencegah kerusakan gigi dan menghasilkan oksida nitrat yang membantu sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh.

Tapi, memplester mulut dengan menempelkan selotip di bibir dengan harapan dapat tidur nyenyak, dianggap sebagai salah satu praktik media sosial "paling berbahaya" saat ini.

Dr. David Culpepper, seorang dokter umum yang berbasis di Lexington, Kentucky mengatakan tren ini adalah ide yang buruk.

Dokter memperingatkan menempelkan lakban di mulut memiliki beberapa dampak bahaya. Pertama, bisa merusak bibir.

Dia mengatakan, penelitian ilmiah juga belum membuktikan bahwa plester mulut adalah obat yang dianjurkan secara medis untuk masalah yang berhubungan dengan tidur.

Sebuah studi baru-baru ini dari Sleep Foundation menemukan bahwa orang-orang mengklaim bahwa plester mulut memudahkan berbagai masalah, seperti mendengkur, kelelahan, masalah konsentrasi, bau mulut, dan rasa haus yang berlebihan di malam hari.

Namun, laporan itu melanjutkan, "Sebagian besar klaim ini belum dipelajari secara ilmiah."

"Sejauh ini, penelitian hanya menunjukkan satu manfaat dari rekaman mulut: pengurangan mendengkur dan kelelahan pada orang dengan apnea tidur obstruktif." ujar peneliti tersebut dilansir dari New York Post.

Tetapi pakar tidur James Wilson, mengatakan bahwa orang-orang dengan sleep apnea suatu kondisi yang menyebabkan pernapasan berhenti sebentar-sebentar saat tidur dapat memperburuk masalah kesehatan mereka dengan menempelkan mulut.

“Menutup mulut Anda akan memperburuk kesehatan Anda dan dapat berkontribusi pada masalah yang lebih serius seperti penyakit jantung, COPD dan stroke, terutama bagi penderita sleep apnea.” kata Wilson,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TikTok TikTok Shop Cara dapat uang di TikTok
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top