Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tips Diet, 10 Cara Menurunkan Berat Air di Tubuh

Kelebihan berat air disebabkan oleh tubuh yang menahan cairan empedu, yang biasanya dikeluarkan oleh ginjal. Simak cara menurunkan berat badan air.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 28 November 2022  |  07:00 WIB
Tips Diet, 10 Cara Menurunkan Berat Air di Tubuh
Kurangi konsumsi garam untuk menurunkan berat air di badan - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Berat air (edema) sering terjadi dan jarang menjadi perhatian. Cobalah cara-cara yang aman ini untuk menurunkan berat badan air.

Dilansir dari Pink Villa, Senin (28/11/2022), berat badan air bisa membuat stres jika Anda mencoba menurunkan berat badan sambil mengurangi asupan kalori. Kenyataannya adalah berat badan Anda berubah setiap hari, jadi berat badan yang mengganggu itu dapat menunjukkan bahwa Anda mengonsumsi terlalu banyak garam.

Apa itu Berat Air?

Kelebihan berat air disebabkan oleh tubuh yang menahan cairan empedu yang biasanya dikeluarkan oleh ginjal. Retensi air sering terjadi dan dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Makanan, gaya hidup, perubahan hormonal, menstruasi, kehamilan, reaksi tubuh terhadap perubahan lingkungan, atau penggunaan obat-obatan tertentu semuanya bisa menjadi faktor penyebab penampilan Anda yang lebih bengkak dari biasanya.

Retensi air, juga dikenal sebagai edema, terkadang bisa menjadi gejala penyakit yang mendasarinya, tetapi biasanya hanya bersifat sementara pada orang sehat, dan penyesuaian gaya hidup sederhana dapat membantu.

Simak Cara Menurunkan Berat Badan Air Dengan Cepat Secara Alami:

1. Kurangi asupan garam

Mengonsumsi terlalu banyak garam atau sodium secara instan dapat menyebabkan tubuh menahan air. Lakukanlah diet garam, konsumsilah lebih sedikit daging olahan, kacang asin, acar, makanan kaleng, sup kemasan, dan saus. Semua makanan ini tinggi kadar natrium.

2. Makan makanan padat nutrisi

Biasanya hormon insulin naik karena seseorang mengonsumsi karbohidrat, dan insulin meningkatkan retensi garam dan reabsorpsi air di ginjal. Ganti karbohidrat dengan makanan tinggi protein, serat, dan mineral sehat seperti magnesium dan potasium. Sertakan cokelat hitam, almond, biji-bijian, herbal, dan sayuran berdaun hijau.

3. Tingkatkan asupan kalium

Rasio garam terhadap air dalam tubuh Anda dapat diimbangi dengan potasium, yang dapat membantu mengurangi retensi air. Sayuran hijau, kacang-kacangan, almond, produk susu, dan sayuran bertepung adalah contoh buah dan sayuran yang mengandung potasium. Orang dewasa harus mengonsumsi setidaknya dua porsi buah dan tiga porsi sayuran setiap hari.

4. Hidrasi secara memadai

Konsumsilah air yang memadai. Jika Anda berolahraga secara teratur dan tinggal di daerah yang hangat dan lembap, Anda harus mengonsumsi lebih dari delapan gelas air setiap hari untuk menghindari dehidrasi dan retensi air.

Ada banyak strategi penurunan berat badan yang menyarankan Anda mendapatkan air yang cukup karena mendorong thermogenesis (disipasi energi melalui produksi panas).

5. Ikut dalam aktivitas fisik

Olahraga meningkatkan aliran darah tubuh dan mengurangi retensi air di lengan, tungkai, kaki, dan wajah. Olahraga teratur bisa menghilangkan berat air ekstra melalui keringat. 

6. Kenakan kaus kaki kompresi

Bila berat air muncul maka gunakanlah kaus kaki atau legging kompresi, dan angkat kaki Anda jika masalah utama Anda adalah pembengkakan di pergelangan kaki atau kaki.

7. De-stres

Hormon stres, Kortisol bisa mengontrol produksi ADH atau hormon antidiuretik, dilepaskan dalam jumlah yang lebih besar sebagai respons terhadap stres. Sebaiknya Anda mengurangi stres, untuk menjaga kortisol dan ADH pada tingkat optimal agar menghindari retensi air.

8. Konsumsi elektrolit

Berat air bisa berkembang jika keseimbangan elektrolit tubuh menurun. Mengkonsumsi elektrolit seperti magnesium dan potasium mengurangi retensi air dan membantu menjaga keseimbangan cairan yang sehat.

9. Tidur yang cukup

Bila Anda memiliki istirahat tidur yang cukup maka tingkat hidrasi tubuh terjaga, natrium akan seimbang, dan retensi air berkurang dengan tidur yang cukup dan sehat. Setiap malam, tidurlah setidaknya 8 jam.

10. Konsumsi kafein

Kafein yang ada di teh dan kopi, memiliki dampak diuretik singkat pada tubuh dan membantu menghilangkan kelebihan air, sehingga meminimalkan retensi air. Kafein dapat membuat Anda buang air kecil lebih sering dan mendesak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

berat badan stres hormon diet
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top