Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa? Ini Penjelasan dan Tipsnya

Banyak orang yang bertanya apakah ibu hamil boleh puasa? Untuk mendapatkan jawabannya tersebut, simak ulasannya berikut ini.
Nuraini
Nuraini - Bisnis.com 18 Maret 2023  |  01:15 WIB
Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa? Ini Penjelasan dan Tipsnya
Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa_ Ini Penjelasan dan Tipsnya (freepik)

Bisnis.com, JAKARTA - Saat bulan Ramadhan, umat Islam yang sudah memenuhi syarat dan rukun puasa diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.

Ibadah ini mengharuskan kita untuk menahan lapar, haus, dan hal-hal yang dapat membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Namun, apakah ibu hamil boleh puasa? Temukan jawabannya berikut ini.

Hukum Puasa Bagi Ibu Hamil Menurut Islam

Melansir dari jatim.nu.or, disebutkan bahwa perempuan hamil mempunyai ketentuan yang sama dengan seseorang yang sedang sakit dalam hal boleh atau tidaknya meninggalkan ibadah puasa. Tidak selamanya ibu hamil wajib berpuasa, namun tidak selamanya ibu hamil bisa meninggalkan puasa Ramadhan.

Hal tersebut tergantung dari kondisi kesehatan ibu hamil tersebut. Jika ada pertanyaan bolehkah ibu hamil puasa? Dalam situs tersebut diterangkan bahwa hukum berpuasa bagi perempuan hamil adalah wajib.

Akan tetapi, kewajiban tersebut bisa gugur jika yang bersangkutan mempunyai dugaan bahwa, apabila ia berpuasa maka akan membahayakan kesehatannya. Bahkan, jika dugaan tersebut bisa membuat kondisi ibu hamil dan janinnya berbahaya, maka diperbolehkan untuk tidak berpuasa demi menjaga nyawa manusia.

Maka dari itu, sebelum berpuasa alangkah baiknya ibu hamil memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter kandungan. Jika menurut dokter, puasa tidak berbahaya untuk kondisi fisik ibu dan keselamatan bayi dalam kandungan, maka wajib berpuasa.

Namun, apabila dokter menerangkan bahwa berpuasa berisiko membahayakan kesehatan ibu dan janinnya, maka gugurlah kewajiban berpuasanya. Meskipun demikian, ibu hamil perlu mengganti puasa di lain hari.

Dalam hal ini, kewajiban mengganti puasa bagi ibu hamil terbagi menjadi 2 jenis, seperti berikut:

Pertama, apabila meninggalkan berpuasa karena khawatir dengan kondisi fisik dirinya dan bayi dalam kandungannya, maka perempuan tersebut hanya wajib mengqadha puasa di lain hari.

Kedua, apabila meninggalkan puasa karena hanya khawatir terhadap kondisi bayi dalam kandungannya, maka yang bersangkutan wajib untuk puasa qadha dan membayar fidyah.

Ciri-Ciri Ibu Hamil Tidak Boleh Berpuasa

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa, peran dokter sangat penting untuk memberikan rekomendasi boleh atau tidaknya ibu hamil berpuasa. Diagnosa medis berguna agar ibu hamil dan bayinya tetap sehat saat puasa. Maka dari itu, penting untuk memahami ciri-ciri ibu hamil yang tidak boleh berpuasa. Mengutip dari herminahospitals.com, berikut penjelasannya.

1. Ibu hamil yang memiliki penyakit diabetes

Ibu hamil yang mengidap penyakit diabetes biasanya harus mengkonsumsi obat secara rutin dan mengatur pola makan sesuai jadwal yang disarankan dokter. Maka dari itu, ibu hamil dengan penyakit diabetes tidak diperkenankan puasa.

2. Mengalami pendarahan

Ibu hamil yang sedang mengalami pendarahan tidak disarankan berpuasa. Pasalnya, dikhawatirkan pendarahan semakin parah jika ibu hamil tetap berpuasa.

3. Mengalami masalah pencernaan

Ibu hamil yang memiliki masalah pada pencernaan, seperti maag juga tidak disarankan berpuasa. Ibu hamil puasa dalam saat mengalami masalah pencernaan, dikhawatirkan bisa memperparah penyakit tersebut dan berbahaya untuk kesehatan bayinya.

4. Mengalami dehidrasi

Di trimester pertama biasanya ibu hamil mengalami morning sickness. Kondisi tersebut bisa membuat ibu hamil mengalami dehidrasi karena sering muntah. Maka dari itu, ibu hamil perlu mengkonsumsi air dalam jumlah cukup dan mengkonsumsi makanan yang kaya air. Maka dari itu, ibu hamil yang mengalami dehidrasi tidak disarankan berpuasa.

Tips Puasa untuk Ibu Hamil

Sementara itu, untuk ibu hamil yang diperbolehkan berpuasa, tetap harus memperhatikan kondisi tubuh dengan menjaga pola hidup sehat. Berikut ini beberapa tips puasa untuk ibu hamil.

1. Memenuhi cairan tubuh

Pastikan kebutuhan air tercukupi selama berpuasa. Selama puasa, sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi 8-12 gelas atau 2,2-3 liter air. Selain itu, sebaiknya segera berbuka jika dirasakan terlalu haus atau dehidrasi saat berpuasa.

2. Mengkonsumsi makanan kaya serat

Selain mencukupi kebutuhan air, ibu hamil yang berpuasa juga harus memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah saat buka dan sahur. Sayur dan buah memiliki kandungan serat yang bisa menunjang kesehatan ibu hamil.

3. Minum susu khusus ibu hamil

Untuk menambah nutrisi dan gizi selama berpuasa, ibu hamil disarankan minum susu saat sahur dan sebelum tidur. Meskipun demikian, pastikan memperhatikan kandungan nutrisi dalam susu yang dikonsumsi.

4. Konsumsi camilan yang sehat

Camilan sehat yang bisa dikonsumsi setelah berbuka. Beberapa jenis camilan yang disarankan untuk ibu hamil yaitu kentang, brokoli rebus, atau buncis.

5. Menghindari minuman dingin saat berbuka puasa

Saat berpuasa, ibu hamil sebaiknya tidak berbuka menggunakan minum air dingin karena khawatir meningkatkan asam di lambung. Sebaiknya, konsumsi air putih atau minuman manis yang hangat atau mengkonsumsi buah kaya air seperti melon atau semangka. 

Itulah penjelasan lengkap mengenai apakah ibu hamil boleh puasa dari sisi hukum puasa hingga tips puasa bagi ibu hamil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Puasa Tips Puasa Ramadan ramadhan hamil
Editor : Mia Chitra Dinisari

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top