Seekor bebek di pantai Lobos di tengah meningkatnya kasus infeksi flu burung di Lima, Peru 22 Februari 2023. REUTERS/Sebastian Castaneda
Health

Chili Deteksi Kasus Flu Burung pada Manusia

Kathleen Dewitri
Kamis, 30 Maret 2023 - 11:01
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian kesehatan Chili melaporkan pada Rabu (29/3/2023) adanya kasus pertama flu burung pada manusia.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian, kecurigaan pada flu tersebut terdeteksi pada seorang pria berusia 53 tahun yang menunjukkan gejala influenza yang cukup berat. Namun, saat ini pria tersebut berada di kondisi stabil.

Sementara itu, pemerintah juga menyelidiki sumber penularan serta orang lain yang pernah melakukan kontak dekat dengan pasien tersebut.

Sebelumnya, Chili sudah pernah melaporkan kasus flu burung H5N1 akhir tahun lalu pada hewan liar.

H5N1 merupakan sejenis virus influenza yang berdampak pada pernafasan dan sangat menular pada unggas yang disebut avian influenza atau "flu burung".

Kasus terbaru pada peternakan industri mengakibatkan pemerintah harus menghentikan ekspor unggas.

Bukan hanya Chili, kasus terkait industri juga dialami oleh Argentina. Akan tetapi, Brazil sebagai negara pengekspor unggas terbesar di dunia tidak mencatat penularan.

Dilansir dari Reuters pada Kamis (30/3/2023), otoritas kesehatan Chili mencatat bahwa virus tersebut dapat ditularkan ke manusia melalui burung dan mamalia laut, tetapi, tidak terdeteksi penularan yang dialami antar manusia.

Pejabat kesehatan global mengatakan risiko penularan antar manusia terbilang rendah, tetapi produsen vaksin telah menyiapkan vaksin flu burung untuk manusia untuk berjaga-jaga.

Berdasarkan situs resmi dari WHO, seseorang yang mengalami flu burung dapat merasakan beberapa gejala seperti demam yang cukup tinggi di atas 38 derajat Celcius, batuk, sakit tenggorokan, dan nyeri otot.

Adapun beberapa gejala awal yang lain seperti sakit perut, nyeri pada dada, dan diare.

Umumnya, flu burung yang menyerang manusia dapat mengarah ke penyakit yang serius sehingga perlu mendapatkan penanganan dari rumah sakit dan membutuhkan perawatan secara intensif.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro