Cara mengatasi ketombe/US Dematology
Health

Beragam Penyebab Munculnya Ketombe, Salah Satunya Karena Stress

Mia Chitra Dinisari
Senin, 28 Agustus 2023 - 21:48
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Hampir 60% Generasi z (Gen Z) di Indonesia mengaku mengalami kecemasan terkait perjalanan kehidupan mereka. Bahkan, 5% diantaranya mengaku mengalami kecemasan ekstrem. 

Dalam era modern ini, tekanan dan tuntutan yang dihadapi oleh generasi muda menciptakan gambaran yang mengkhawatirkan terkait kondisi psikologis mereka.

Persaingan ketat dalam pendidikan dan karier, serta tuntutan tinggi dari lingkungan, menjadi beban berat bagi Gen Z. Keadaan ini juga berhubungan dengan kecemasan ekstrem, yang memicu kesehatan kulit kepala. 

Berdasarkan jurnal dari Dermatologic Theraphy (2020) kondisi stress ekstrim dapat memicu beberapa masalah kondisi kulit yang “stress-sensitive”, salah satunya pada kesehatan kulit kepala seperti timbulnya ketombe

Namun ketombe pun juga dapat menyebabkan stress. Masalah ini bisa menjadi siklus berulang jika tidak diatasi dengan perawatan yang tepat, karena masalah ketombe tidak hanya mengganggu penampilan fisik, tetapi juga mengganggu kejernihan pikiran, menghadirkan tantangan emosional bagi generasi muda. 

Telisiah Utami Putri, R&D Manager Beauty & Wellbeing, Unilever Indonesia, mengatakan banyak faktor yang dapat memicu ketombe seperti stress, perubahan hormon, dan keberadaan jamur Malassezia di kulit kepala.

Dilansir dari Healthline, berikut beragam penyebab ketombe selain karena stres

  • Sekresi dari kelenjar sebaceous Anda
  • Kolonisasi jamur di permukaan kulit Anda
  • Tidak cukup keramas, yang dapat menyebabkan sel-sel kulit menumpuk dan menimbulkan serpihan dan gatal-gatal, atau alternatifnya keramas berlebihan dan mengeringkan kulit kepala secara berlebihan.
  • Menyikat rambut di kepala secara berlebihan sehingga menimbulkan terlalu banyak gesekan dengan kulit sensitif di kulit kepala
  • Ragi yang disebut Malassezia, yang memperburuk kulit kepala Anda dan menyebabkan pertumbuhan sel kulit berlebih
  • Produk perawatan pribadi yang berbeda dapat menyebabkan dermatitis kontak, yang membuat kulit kepala Anda merah dan gatal
  • Terlalu banyak paparan sinar matahari
  • Tekanan berlebihan pada kulit kepala dari topi
  • Apa yang Anda makan secara rutin
  • Paparan debu atau kotoran

Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menghindari ketombe:

1. Jaga kebersihan yang baik

Lakukan yang terbaik untuk menahan keinginan menyentuh kulit kepala, terutama jika kulit kepala sudah terasa gatal. Menggaruk dapat meningkatkan iritasi dan menimbulkan lingkaran setan. Saat Anda menyentuh dan menggaruk, Anda juga dapat memasukkan kotoran ke dalam campuran yang dapat memperburuk ketombe.

2. Temukan keseimbangan keramas yang tepat untuk kulit kepala Anda

Shampo cukup sering untuk mencegah minyak, tetapi jangan menggunakan terlalu banyak produk pada rambut karena dapat mengiritasi kulit kepala.

3. Mengurangi stres

Stres dapat memperburuk atau bahkan memperburuk ketombe bagi sebagian orang. Meskipun Malassezia tidak masuk ke kulit kepala Anda karena stres, penyakit ini dapat berkembang jika sistem kekebalan tubuh Anda terganggu, dan hal inilah yang menyebabkan stres pada tubuh Anda. Bantulah kulit kepala Anda dan rileks. Cobalah jalan-jalan restoratif atau berlatih yoga. Anda bahkan mungkin merasa terbantu jika mencatat peristiwa-peristiwa yang membuat stres. Tuliskan apa itu dan bagaimana pengaruhnya terhadap ketombe Anda. Dengan begitu, Anda bisa melakukan yang terbaik untuk menghindari potensi pemicunya di kemudian hari.

4. Nafas rambut segar

Penelitian menunjukkan bahwa rutin beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat yang udaranya lebih segar, dapat membantu mengurangi penumpukan minyak di kulit kepala.

5. Pijat kulit kepala Anda

Ini juga dapat membantu mencegah gejala ketombe.

6. Sikat atau sisir rambut

Sikat rambut Anda saat masih lembap (tidak basah) minimal dua kali sehari.

7. Batasi gesekan

Batasi penggunaan topi dan syal, terutama yang berbahan sintetis.

Yuliana Safriani, Senior Brand Manager CLEAR, Unilever Indonesia, menjelaskan untuk edukasi tentang ketombe, CLEAR melanjutkan kampanye CLEAR Your Head dengan mengajak generasi muda berbagi cerita tentang perjalanan mereka dalam mengatasi stress dan ketombe, dalam bentuk Kompetisi Nasional CLEAR Your Head.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro