Grammy Awards
Entertainment

Heboh! Lagu Ciptaan AI Incar Masuk Nominasi di Grammy Awards 2024

Redaksi
Kamis, 7 September 2023 - 22:15
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah lagu berjudul Heart on My Sleeve yang disusun oleh seseorang anonimus dengan memanfaatkan AI untuk mengisi vokal dengan suara rapper terkenal dunia Drake dan The Weeknd mengincar penghargaan Grammy Awards di 2024.

Sang pencipta anonimus yang mengidentifikasi dirinya dengan julukan Ghostwriter juga diketahui baru saja merilis lagu lain, masih mengandalkan AI untuk mengisi vokalnya, dengan judul Whiplash. Melalui media sosial TikTok, dia membagikan lagu tersebut untuk pertama kalinya.

“Masa depan musik ada di sini. Seniman kini memiliki kemampuan untuk membiarkan suaranya bekerja tanpa harus bersusah payah.” Demikian tulis Ghostwriter pada bagian akhir video lagu terbarunya.

Melansir dari Variety, Kamis (7/9/2023), CEO Recording Academy sekaligus ketua Grammy, Harvey Mason Jr. menjelaskan bahwa nominasi atau penghargaan tidak akan diberikan kepada lagu ciptaan AI atau orang-orang yang mendorong AI. Grammy tetap pada identitasnya sebagai ajang penghargaan karya seni.

“Ini adalah penghargaan kemanusiaan yang menyoroti keunggulan, didorong oleh kreativitas manusia,” papar Mason.

Sebelumnya, Recording Academy telah membahas AI dalam aturan baru, yang mana dinyatakan bahwa sebuah karya yang tidak melibatkan manusia sebagai penulis tidak memenuhi syarat untuk kategori apapun. Namun penggunaan AI sebagai alat bantu tidak sepenuhnya dilarang.

“Materi yang menggunakan AI dapat dikirimkan, tetapi bagian keterlibatan manusia dalam komposisi atau penampilan menjadi satu-satunya bagian yang dapat diberikan atau dipertimbangkan untuk Grammy Award,” jelas Mason lebih lanjut.

Mason juga menyebutkan bahwa ketentuan terbaru Grammy memperbolehkan sebuah karya masuk ke dalam nominasi selama terdapat lebih dari de minimis keterlibatan manusia dalam porsi kreativitas yang dievaluasi untuk nominasi.

“Jadi, jika Anda memiliki rekaman rap yang memiliki delapan bar rap AI, tetapi sisa lagunya adalah rap manusia dan mengandung chorus manusia, maka lagu tersebut masih memenuhi syarat untuk mendapatkan penghargaan performa. Tentu saja, tidak akan ada penghargaan yang diberikan kepada karya yang dibuat oleh AI,” lanjut Mason.

Mason sebelumnya mengaku telah berbicara dengan pencipta Heart on My Sleeve, Ghostwriter, menyebut sosok di balik tampilan putih ala hantu itu sangat visioner dan kreatif.

Perwakilan Ghostwriter telah mengonfirmasi bahwa lagu Heart on My Sleeve masuk dalam kategori lagu dan rap terbaik tahun ini, penghargaan yang diberikan kepada penulis lagu, bukan kepada artis atau penyanyi. Dalam hal ini, lirik Heart on My Sleeve ditulis oleh Ghostwriter meskipun penampilan vokalnya dihasilkan oleh AI, sehingga memenuhi kriteria penghargaan.

Meskipun lagu tersebut dianggap memenuhi syarat dari sudut pandang kreatif, peraturan Grammy mengharuskan lagu yang akan menerima penghargaan memiliki “distribusi generasi”, yang berarti rilis rekaman secara luas, tersedia secara nasional melalui toko fisik, pengecer online pihak ketiga, dan/atau layanan streaming.

Setelah Heart on My Sleeve pertama kali muncul di YouTube serta layanan streaming dan menjadi viral di bulan April lalu, video resmi lagu tersebut menghilang. Rupanya, perusahaan musik AS Universal Music mengirimkan pemberitahuan penghapusan. Sejak itu, video lagu tersebut telah diunggah ulang oleh pihak ketiga secara tidak resmi di internet dan layanan streaming.

Terkait hak cipta, kelangsungan komersial Heart on My Sleeve mungkin akan sulit diwujudkan. Namun perwakilan Ghostwriter menyebut mereka telah memahami persyaratan ketersediaan komersial tersebut. (Lydia Tesaloni Mangunsong)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro