Gangguan kecemasan
Health

Sulit Tidur dan Anxiety Jadi Gejala Covid-19 Varian JN.1

Mutiara Nabila
Kamis, 4 Januari 2024 - 17:32
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Meskipun sudah masuk masa endemi, Covid-19 masih menyebar, termasuk di Indonesia. Salah satu yang menjadi penyebab penularan adalah varian JN.1. 

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat sampai dengan 1 Januari 2024, ada 149 kasus Covid-19 baru dengan varian JN.1. Varian turunan dari Omicron BA.2.86 ini dinilai menyebar lebih cepat dan mendominasi infeksi pada pasien Covid-19 di Indonesia sepekan terakhir. 

Gejala Covid-19 varian ini pun disebut tidak jauh berbeda dari sebelumnya, seperti menyebabkan batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, demam, hilang perasa dan penciuman, hidung tersumbat, pilek, kelelahan, dan gejala sakit perut seperti diare. 

Namun, ada lagi gejala lain yang mungkin ditimbulkan dari infeksi varian Covid-19 JN.1 ini. 

Melansir The Mirror, dalam data terakhir Badan Pusat Statistik AS mengungkapkan, selain gejala-gejala yang biasa dilaporkan oleh penderita Covid-19 sebelumnya, seperti pilek, batuk, sakit kepala, dan lemas, ada juga yang mengaku mengalami kesulitan tidur dan kecemasan. 

Pandemi Covid-19 telah dikaitkan dengan peningkatan tingkat stres, kecemasan, dan ketidakpastian, yang menyebabkan peningkatan gangguan tidur. 

Stres dan kecemasan yang meningkat dapat memicu insomnia, sehingga menyulitkan individu untuk tertidur atau tetap tertidur. 

Rentetan informasi terkait pandemi, masalah kesehatan, dan perubahan gaya hidup juga berkontribusi terhadap gangguan pola tidur. Selain itu, virus itu sendiri dapat menyebabkan masalah pernapasan, ketidaknyamanan, atau demam, yang selanjutnya berdampak pada kualitas tidur.  

Padahal, tidur yang cukup sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat, sehingga mengatasi sulit tidur akibat Covid-19 sangat penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan selama masa-masa sulit ini.

Varian JN.1 menyebar dengan lebih cepat. profesor dan kepala penyakit menular di Universitas Buffalo di New York, Thomas Russo, bahkan menyebut virus ini "sangat licik". 

Dia mengatakan bahwa JN.1 juga memiliki mutasi pada protein lonjakannya yang tampaknya membuatnya lebih kebal dibandingkan dengan varian sebelumnya. 

“Ada beberapa data yang dapat disimpulkan dari temuan laboratorium bahwa JN.1 mungkin lebih menular,” katanya.

Oleh karena itu, agar tetap aman selama Covid, tetap jaga kebersihan tangan secara teratur dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air. Selain itu, kenakan masker di tempat ramai, jaga jarak fisik, dan patuhi pedoman setempat.  

Kemudian, hindari menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut. Tetap terinformasi tentang perkembangan terkini, ikuti rekomendasi vaksinasi, dan segera dapatkan pertolongan medis jika menunjukkan gejala. 

Disinfeksi permukaan yang sering disentuh, dan prioritaskan aktivitas di luar ruangan jika memungkinkan. Selain itu jangan lupa menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dan tetap di rumah ketika merasa tidak enak badan.

Penulis : Mutiara Nabila
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro