Ilustrasi perempuan mengalami keracunan akibat terlalu banyak mengonsumsi vitamin dan suplemen/Freepik
Health

Tips Hindari Keracunan Makanan, Agar Cepat Sembuh

Choirul Anam
Selasa, 23 Januari 2024 - 17:42
Bagikan

Bisnis.com, MALANG—Ada beberapa tips untuk menghindari keracunan makanan, yakni mengecek Klik, cek kemasan, label, izin edar, dan kadaluarsa.

Dosen Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UMM, Elva Asmiati mengatakan beberapa waktu lalu, sempat viral di media sosial seorang ibu di Pekanbaru melabrak petugas minimarket yang menjual produk yang ternyata sudah kadaluarsa sejak Desember 2023. Sang ibu emosi lantaran karena hal tersebut anaknya jatuh sakit.

“Dari kasus itu, maka penting untuk memperhatikan expired date makanan karena saat makanan melebihi tanggal kadaluarsa, produsen tidak menjamin kelayakan dari produk tersebut,” ujarnya, Selasa (23/1/2024).

Pada konteks penjualan di toko manapun semua pihak berperan penting, kata dia, maka penjual harus selalu melakukan cross check semua produknya.

Sebaliknya, pembeli juga harus memiliki ketelitian saat memilih produk yang akan dibeli, karena bisa jadi pihak penjual kurang teliti melakukan pengecekan tanggal kadaluarsa. Jika semua pihak saling teliti, maka tidak akan terjadi hal seperti kasus tersebut.

“Perlu diketahui bahwa keterangan yang dilansir dari BPOM Indonesia, jenis pengawet yang aman dan diperbolehkan untuk digunakan pada makanan salah satunya adalah senyawa Asam Benzoat (C₇H₆O₂,). Senyawa ini banyak digunakan pada industri makanan di Indonesia, serta penggunaan bahan pengawet juga berkaitan dengan penentuan tanggal tanggal kadaluarsa di setiap produsen produk makanan,” ucapnya.

Penentuan expired date pada industri ada dua cara, yakni sifatnya ongoing atau pengecekan secara berkala, sementara yang kedua dipercepat yaitu dengan cara menjadikan produk cepat mengalami degradasi.

“Dari situ produsen bisa memperkirakan produk bisa bertahan berapa tahun mendatang,” katanya menambahkan.

Saat seseorang secara tidak sengaja mengkonsumsi makanan yang sudah melampaui tanggal kadaluarsa, dampaknya dapat mengganggu sistem pencernaan.

Dia mengatakan bahwa bakteri ada pada produk tersebut. Gejala yang umumnya muncul saat keracunan makanan antara lain adalah mual, muntah, diare, dan pusing. Bisa juga menyebabkan kematian jika sampai mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan.

Elva mengingatkan kembali kepada masyarakat tentang slogan BPOM “Cek KLIK” yang merupakan singkatan dari Cek Kemasan, Label, Izin Edar, Kadaluarsa. Baik itu untuk obat maupun olahan pangan yang akan dikonsumsi. “Jika setiap konsumen mengikuti slogan di atas maka kejadian seperti keracunan makanan karena produk expired tidak akan terjadi lagi,” ucapnya.

cara mengatasi keracunana makanan
cara mengatasi keracunana makanan

Cara menangani keracunan makanan:

1. Penggantian cairan

Dikutip dari situs Mayoclinic, Selasa (23/1/2023), cairan dan elektrolit berfungsi untuk jaga keseimbangan cairan dalam tubuh Anda. Elektrolit termasuk mineral seperti natrium, kalium dan kalsium. Setelah muntah atau diare, penting untuk mengganti cairan untuk mencegah dehidrasi. Dehidrasi parah mungkin perlu dibawa ke rumah sakit. Anda mungkin memerlukan cairan dan elektrolit yang dikirim langsung ke aliran darah.

2. Antibiotik

Jika keracunan makanan disebabkan oleh bakteri, maka Anda mungkin akan diberi resep antibiotik. Antibiotik umumnya diperuntukkan bagi orang dengan penyakit parah atau berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi.

3. Antiparasit

Obat yang menargetkan parasit, yang disebut antiparasit, biasanya diresepkan untuk infeksi parasit.

4. Probiotik

Penyedia layanan Anda mungkin merekomendasikan probiotik. Ini adalah perawatan yang menggantikan bakteri sehat dalam sistem pencernaan. (K24)

Penulis : Choirul Anam
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro