Film-film Garapan Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Dirty Vote
Entertainment

Selain Dirty Vote, Ini Film-film Garapan Dandhy Dwi Laksono

Mia Chitra Dinisari
Selasa, 13 Februari 2024 - 09:00
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Nama

tiba-tiba saja menjadi perbincangan hangat, usai merilis film Dirty Vote yang mengkritik kecurangan di pemilu 2024.

Hampir semua kalangan mengomentari film yang dirilis hanya beberapa hari berselang pemilu 2024 digelar 14 Februari 2024 mendatang.

Dandhy sendiri dikenal sebagai seorang sutradara yang kerap menyoroti isu-isu sosial.

Jelang Pilpres 2019 lalu pun dia sempat menghebohkan publik dengan merilis film dokumenter Sexy Killers.

Berikut deretan film yang digarap Dandhy Laksono, sutradara Dirty Vote

1. Sexy Killers

Film Sexy Killer yang disutradarai oleh Dandhy Laksono dirilis pada 14 April 2019. Saat itu dia berharap film ini bisa menjadi bahan utama perdebatan publik.

Film berdurasi hampir 1,5 jam itu menyorot sisi kelam bisnis tambang batu bara serta nasib masyarakat yang tinggal di daerah dekat pertambangan batu bara dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Selain itu, film ini juga menyebut sejumlah nama, baik dari kubu paslon capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin maupun paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

2. Pulau Plastik

Sebuah film dokumenter oleh Visinema Pictures, Kopernik, Akarumput, dan Watchdoc yang menceritakan tentang tiga individu dan perjuangan mereka melawan polusi plastik sekali pakai. Gede Robi, vokalis band Navicula asal Bali; Tiza Mafira, pengacara muda dari Jakarta; dan Prigi Arisandi, ahli biologi dan penjaga sungai dari Jawa Timur.

Ketiga protagonis ini menelusuri sejauh mana jejak sampah plastik menyusup ke rantai makanan kita, dampaknya terhadap kesehatan manusia, dan apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi krisis polusi plastik.

Film yang rilis pada 22 April 2021 itu disutradarai oleh Rahung Nasution dan Dandhy Dwi Laksono

3. Samin vs Semen

Film ini dirilis pada tahun 2015, yang menyoroti masalah masyarakat Samin Kendeng yang berjuang melawan penggusuran perusahaan semen.

Dokumenter ini bagian dari Ekspedisi Indonesia Biru yang diproduksi selama perjalanan di pulau Jawa (Januari-Februari 2015).

4. Barang Panas

Film besutan Dandhy Laksono dan Farid Gaban bersama Tim Ekspedisi Indonesia Baru, didukung organisasi masyarakat sipil  Jaringan Advokasi Tambang Nasional (JATAMNAS), dirilis pada Desember 2023 lalu.

Film ini menceritakan tentang "panas bumi" sebagai sumber energi terbarukan.

5. The Bajau

Film dokumenter berdurasi 80 menit itu mengangkat kisah suku Bajo di era kekinian.

Film yang pernah ikut festival budaya Pasar Hamburg Jerman ini memotret kehidupan keluarga suku Bajo yang hidup di perairan Torosiaje, Provinsi Gorontalo, dan Morombo, Sulawesi Utara.

6. End Game

The EndGame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi, berisi kesaksian tentang dugaan penyingkiran sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangangi kasus rasuah kelas kakap.

Penyingkiran itu melalui jalur prosedural bernama Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) oleh Ketua KPK Firli Bahuri, sehingga membangkitkan animo masyarakat. Film ini tayang pada Juni 2021.

7. Yang Ketujuh

Yang Ketujuh (digayakan dengan YANG KETU7UH) adalah film dokumenter Indonesia yang dirilis pada tanggal 1 Januari 2014. Film ini menceritakan dua kandidat pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Film ini disutradarai oleh Sutradara Dandhy Dwi Laksono dan Hellena Yoranita Souisa. Film dokumenter berdurasi 75 menit ini tayang pada 2014 lalu.

8. Kiri Hijau Kanan Merah

Kiri Hijau Kanan Merah merupakan Film Dokumenter Karya Watchdoc Dokumentary yang di garap oleh Dandhy Laksono dan kawan-kawan untuk memperingati 10 tahun Watchdoc sekaligus hari HAM internasional pada tahun 2019. Film dokumenter ini merupakan karya advokasi pertama Watchdoc yang berdiri pada 2009 dan di rilis ulang serta di publikasikan pada tanggal 09 Desember 2019.

Film yang berdurasi 48 menit ini menceritakan sisi lain dibalik sosok aktivis HAM internasional yaitu Munir Said Thalib atau yang kerap disapa Munir.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro