Raja Charles dari Inggris berbicara dengan seorang tamu sebelum pertemuan dengan Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan selama Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP28), di Dubai Exhibition Centre, Uni Emirat Arab, 30 November 2023. Abdulla Al Neyadi/Pengadilan Kepresidenan UEA/Handout melalui REUTERS
Entertainment

Tangis Haru Raja Charles III Ketika Dapat Banyak Dukungan Saat Didiagnosis Kanker

Muhammad Ridwan
Kamis, 22 Februari 2024 - 17:12
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Air mata Raja Charles pecah ketika mengetahui banyaknya dukungan yang didapatkannya saat didiagnosis penyakit kanker.

Adapun, pada awal Januari pihak Istana mengabarkan bahwa Charles yang berusia 75 tahun telah didiagnosis mengidap suatu jenis kanker.

"Saya menerima begitu banyak pesan dan kartu yang indah. Hal ini membuat saya sering menangis," kata Charles dalam audiensi mingguannya dengan Sunak seperti seperti dikutip dari Reuters, Kamis (22/2/2024).

Raja Charles menggelar audiensi rutin dengan Perdana Menteri Rishi Sunak pada Rabu (21/2/2024). Audiensi itu menjadi pertemuan tatap muka perdana bagi Raja Charles ihwal didiagnosis menderita kanker.

Istana Buckingham mengataka, Raja Charles akan terus menjalakan urusan negara dan urusan resmi selama menjalani pengobatan penyakit kankernya.

Dalam pertemuan itu, Sunak memulai dengan sebuah pujian kepada Raja Charles. Dia mengatakan Raja Charles tampak begitu sehat dalam pertemuan tersebut.

Sebelumnya, pihak Istana Buckingham mengatakan kanker itu ditemukan saat dia menjalani perawatan pembesaran prostat baru-baru ini. Namun kankernya disebut “masalah terpisah” dan bukan kanker prostat.

Melansir Financial Review, berdasarkan dugaan peserta internasional dalam salah satu grup pesan WhatsApp yang terdiri dari para ahli urologi, berspekulasi bahwa kemungkinan besar penyakit ini adalah kanker kandung kemih yang umum, kecil, masih ringan, dan dapat diobati.

Namun pihak lain mengatakan jika hal tersebut terjadi, mereka berharap Raja akan mengungkapkan hal tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, seperti yang dia lakukan terhadap masalah prostatnya yang tidak berbahaya.

Profesor Declan Murphy, kepala onkologi genitourinari di Peter MacCallum Cancer Centre di Melbourne, menyebutkan dugaan kanker kandung kemih setelah melihat prosedur operasi pembesaran prostat yang dilakukan Raja Charles sebelumnya.

“Kanker kandung kemih mungkin yang paling umum. Penyakit ini bisa tidak menunjukkan gejala apa pun, dan mereka yang mengidap kanker kecil secara tidak sengaja dapat menjalani pengobatan dengan sangat baik,” katanya. (Nona Amalia

Penulis : Muhammad Ridwan
Editor : Muhammad Ridwan
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro