Gedung-gedung di sekitaran Jalan Gatot Subroto, Jakarta diselimuti polusi udara pada Selasa (22/8/2023). Jakarta dengan populasi lebih dari 10 juta orang menjadi kota dengan tingkat polusi udara yang tidak sehat dalam beberapa pekan terakhir. - Bloomberg/Muhammad Fadli
Health

10 Jenis Tanaman Hias yang Bisa Menyerap Polusi Udara

Redaksi
Kamis, 25 April 2024 - 11:23
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tanaman hias merupakan jenis tanaman yang banyak dicari oleh masyarakat. Bentuk yang indah dan keistimewaanya, membuat para kaum ibu senang mengoleksi tanaman tersebut, di sekitar teras rumah.

Tidak hanya bentuk yang terlihat istimewa, melainkan kegunaan dan fungsinya sangat baik untuk kelestarian lingkungan. Hal ini yang membuat masyarakat terus menerus, mengoleksi tanaman hias disekitar rumah.

Namun, tahukah Anda bahwa tanaman hias dapat menyerap polusi udara? Polusi udara merupakan suatu kondisi meningkatnya zat partikel kimia yang menyebabkan peningkatan kadar karbondioksida, dan kerusakan cuaca di lingkungan.

Sampai saat ini permasalahan terkait polusi masih menjadi bayang-bayang masyarakat di dunia.

Fungsi dari tanaman hias ini adalah menyerap dan membersihkan udara dari sisa-sisa zat yang membahayakan tubuh. Tidak hanya fungsi estetika saja, fungsi lainnya juga memiliki dampak yang baik bagi kesehatan.

Lantas, tanaman hias apa yang cocok ditanam disekitar rumah dan dapat menyerap polusi? Dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Surakarta dan eco-age.com, tanaman hias yang tepat untuk menyerap polusi adalah:

1. Pakis boston

Pakis boston dikenal sebagai tanaman yang mampu memfilter dan mengembalikan kelembaban udara, setelah terdampak dari polusi. Udara dapat kembali normal, dan menjaga kelembaban udara bagi orang-orang sekitar. Jenis tanaman ini cocok bagi orang yang memiliki kulit kering dan sensitif.

2. Lidah buaya

Lidah buaya memiliki manfaat sebagai bahan alami yang melindungi kulit dari sinar matahari. Namun fakta lain yang ditemukan, lidah buaya juga mampu membersihkan udara dari segala beracun yang berada di lingkungan sekitar.

3. Tanaman karet

Tanaman karet dikenal sebagai tanaman dengan permukaan daun yang lebar. Fungsi dari permukaan daun ini sebagai spons yang dapat menyerap bahan kimia, sekaligus memecahnya menjadi menjadi partikel lain. Fungsinya dari tanaman karet sudah diakui dimata masyarakat, sebagai tanaman yang cocok dalam mengatasi permasalahan polusi udara.

4. Tanaman Ivy

Tanaman Ivy memiliki fungsi untuk memompa banyak oksigen. Fungsi ini dihasilkan dari permukaan daun yang lebar, sehingga dapat menyejukkan dan membuat lingkungan sekitar menjadi asri.

5. Dracaena

Tanaman Dracaena merupakan tanaman yang dapat menghilangkan zat partikel jahat, seperti formaldehida, benzena, trikloroetilen, dan karbon dioksida. Tanaman ini mampu meningkatkan kelembaban dan mengontrol udara di lingkungan sekitar.

6. Peace Lily

Tanaman ini memiliki bentuk yang cantik dan menarik. Tidak hanya bentuknya saja, melainkan fungsi yang diberikan memiliki dampak yang besar terhadap lingkungan. Tanaman ini mampu meningkatkan kadar oksigen hingga 60%, dan menyerap jamur spora sebagai bahan makanan.

7. Tanaman laba-laba

Tanaman jenis ini memiliki fungsi untuk mengatasi formaldehida, benzena, dan lainnya. Sebuah studi mengatakan, tanaman ini dapat menghilangkan racun dan zat berbahaya lainnya, dengan kapasitas sebesar 90%.

8. Tanaman areca palm

Tanaman areca ini mampu menghilangkan berbagai zat jahat yang berdampak buruk bagi kesehatan. Zat ini berupa aseton, xylene, toluena yang berasal dari bahan sisa kosmetik, bensin, dan lainnya.

9. Tanaman ular

Tanaman ular memiliki fungsi untuk menghilangkan karbondioksida, dan menyerap bahan kimia jahat yang ada di sekitar. Tanaman ini mampu menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida di malam hari, untuk mencegah terjadinya alergi pada udara.

10. Philodendron

Tanaman philodendron ini mampu mengembalikan situasi udara menjadi normal, setelah terdampak dari zat berbahaya seperti formaldehida yang berasal dari bahan perabotan rumah tangga. Fungsi dari tanaman ini adalah menyerap dan memfilter dengan baik, seluruh partikel jahat yang terdapat di lingkungan. (Maharani Dwi Puspita Sari)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro