Obesitas/clevelandclinic.org
Health

Ukur Asupan Kalori Untuk Menurunkan Risiko Obesitas

Redaksi
Kamis, 16 Mei 2024 - 10:24
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Obesitas menjadi salah satu tantangan kesehatan di dunia saat ini.

Menurut data World Health Organization (WHO), kasus obesitas di dunia terus meningkat sejak tahun 1990. Pada tahun 2022, terdapat 160 juta anak dan 890 juta dewasa yang menderita obesitas di dunia.

Adapun menurut data Kemenkes, terdapat sekitar 45% dari populasi perempuan di Indonesia mengalami obesitas dan pada laki-laki sekitar 26%.

Apabila penderita obesitas tidak langsung mendapatkan penanganan, maka bisa memicu komplikasi lain seperti diabetes, jantung, kanker, hipertensi, hingga kematian.

Banyak faktor yang memicu obesitas, salah satunya pola makan tidak sehat. Mempunyai kebiasaan mengonsumsi pemanis buatan, junkfood, gorengan, dan tidak memperhatikan porsi makanan dapat menyebabkan kenaikan berat badan lebih cepat.

Andira Utami selaku CEO Livewell mengatakan, tingginya kasus obesitas di Indonesia disebabkan karena kurangnya kesadaran kesehatan dan budaya literasi terhadap produk yang akan dikonsumsi. 

"Literasi kesehatan di Indonesia sangat rendah, cuma 3% dari 278 juta penduduk yang mengerti ketika membaca kandungan kalori dari makanan yang dikonsumsi," ucap Andira.

Selanjutnya, dia menegaskan bahwa setiap orang wajib memperhatikan asupan kalori yang masuk kedalam tubuh, agar produksi lemak tetap stabil sehingga kesehatan tubuh terjaga.

Kebutuhan jumlah kalori lebih tepat diukur melalui tinggi badan dan berat badan seseorang. Namun, secara umum kebutuhan energi orang dewasa satu hari yakni 1.400 - 2.000 kalori untuk wanita dan 1.900 - 2.500 kalori untuk pria.

Sementara itu, kebutuhan karbohidrat dalam satu hari yakni 325 gram, protein 75 gram, dan lemak 44 gram.

Berikut Kebutuhan Kalori Pria dan Wanita:

1. Wanita

Berdasarkan rata-rata 1.400kkal per hari

- Sarapan: 280kkal

- Makan siang: 420kkal

- Makan malam: 420kkal

- Makanan ringan dan minuman: 280kkal

2. Pria

Berdasarkan rata-rata 1.900kkal per hari:

- Sarapan: 380kkal

- Makan siang: 570kkal

- Makan malam: 570kkal

- Makanan ringan dan minuman: 380kkal

(Nur Afifah Azahra Aulia)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro