Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AS Larang Pemakaian Antibiotik Pada Ternak

Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan peraturan baru pada hari ini (12/12/2013) untuk menyingkirkan pemakaian antibiotik yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ternak.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 12 Desember 2013  |  08:54 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, NEW HAMPSHIRE - Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan peraturan baru pada hari ini (12/12/2013) untuk menyingkirkan pemakaian antibiotik yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ternak.

Langkah tersebut ditetapkan sebagai usaha memangkas kekebalan manusia terhadap antibiotik.

Administrasi Obat dan Makanan (FDA) mengatakan bahwa antibiotik masih boleh digunakan untuk merawat ternak hewan potong, tetapi harus ditunggu selama tiga tahun sebelum dipotong agar aman sebagai daging konsumsi bagi manusia.

Program tersebut dilakukan secara sukarela, meskipun diharapkan para pembuat obat juga mematuhi aturan tersebut.

Para dokter dan rumah sakit mencemaskan peningkatan munculnya bakteri baru yang tidak dapat dikendalikan dengan antibiotik yang ada.

Diduga hal itu antara lain terjadi karena munculnya "super bugs" yaitu orang yang memakan daging mengandung antibiotik bisa kebal terhadap obat karena bakteri itu berubah menjadi lawan.

"Mengingat antimikroba digunakan baik pada manusia maupun hewan dapat menyebabkan pembentukan kekebalan terhadap antimikroba, maka penting untuk membatasi pemakaian obat tersebut hanya bisa sangat diperlukan," demikian siara pers FDA.

Dalam panduan tersebut FDA meminta seluruh produsen obat dan perusahaan kesehatan hewan, untuk mempertimbangkan pencantuman pentingnya pemakaian antibiotik dalam pengobatan dengan menghapus anjuran pemakaiannya pada hewan ternak.

Jika cap sudah diganti, maka pemakaiannya pada peternakan akan melanggar hukum, kata Deputi Komisioner FDA, Michael Taylor kepada wartawan.

Ia menyebutkan sekitar 25 hingga 27 perusahaan kesehatan hewan akan terpengaruh oleh peraturan tersebut.

Dalam tahap selanjutnya, antibiotika bisa digunakan di bawah pengawasan dokter hewan dalam mencegah penyakit ternak. (Antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ternak ayam broiler
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top