Java Jazz: Pacific Clave Bukti Tentara AS Tak Hanya Andal Gunakan Senjata

USAF Band Pacific Clave membuktikan kepada para pengunjung Java Jazz Festival 2014 bahwa tentara Amerika Serikat tidak hanya andal menggunakan senjata.
Demis Rizky Gosta | 02 Maret 2014 00:40 WIB
Pacific Clave membawakan jazz instrumental bernuansakan 'World Music' melalui alat musik perkusi, saxophone, drum, bass, dan keyboard. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - USAF Band Pacific Clave membuktikan kepada para pengunjung Java Jazz Festival 2014 bahwa tentara Amerika Serikat tidak hanya andal menggunakan senjata.

Pacific Clave mengisi panggung Garuda Indonesia di festival Java Jazz dengan berseragam lengkap angkatan udara Amerika Serikat dengan emblem notasi musik bersayap di lengan mereka.

Band yang menghibur pengunjung pada Sabtu hampir tengah malam beranggotakan 5 anggota militer aktif AS yang ditempatkan di Pangkalan Udara Yokota di Tokyo, Jepang.

Mereka adalah bagian dari The United States Airforce Band yang secara total beranggotakan 177 orang tentara aktif.

Pemimpin band, Sersan Marco Munoz menyampaikan kegembiraannya bermain di festival Java Jazz untuk yang pertama kalinya.

"Saya dengar festival ini adalah yang terbesar di dunia, setelah saya lihat sendiri, wow, memang sangat besar," katanya di sela-sela penampilan Pacific Clave, Sabtu (1/3/2014).

USAF Band adalah bagian dari diplomasi publik AS yang bertujuan untuk menciptakan citra positif dan menyampaikan informasi tentang AU AS ke penduduk negara lain di dunia.

Pacific Clave membawakan jazz instrumental bernuansakan 'World Music' melalui alat musik perkusi, saxophone, drum, bass, dan keyboard.

Tag : java jazz festival
Editor : Fatkhul-nonaktif

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top