Ilustrasi/Reuters
Fashion

CACAR AIR: Satu Dari Tiga Orang Berisiko Alami Herpes Zoster

Rahmayulis Saleh
Selasa, 24 Juni 2014 - 18:42
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Satu dari tiga orang berisiko mengalami herpes zoster, yang dikenal dengan sebutan cacar api/cacar ular, atau shingles. Penyakit ini berdampak sangat serius bagi jutaan orang di dunia.

Selain menimbulkan rasa nyeri yang berkepanjangan, penyakit ini bisa mengakibatkan komplikasi pada mata bila infeksi terjadi pada daerah mata, serta komplikasi lain yang lebih jarang meliputi kelumpuhan otot dan radang otak.

Epidemiologi herpes zoster di 13 RS Pendidikan di Indonesia pada 2011-2013 sebanyak 2.232 kasus, dengan puncaknya di usia 45-64 tahun ada 806 kasus (37,95%).

Sayangnya, gejala penyakit infeksi yang disebabkan reaktivasi virus varisela zoster ini, tidak dapat diprediksi dan tidak ada cara apapun yang dapat dilakukan untuk mengetahui kapan virus tersebut akan aktif kembali, dan siapa yang akan mengalaminya, serta bagaimana tingkat keparahannya pada tiap orang.

Prof. Samsuridjal Djauzi, dari Satuan Tugas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia yang juga guru besar Departemen Penyakit Dalam FKUI/RSCM, mengatakan paparan varicella/cacar air terhadap masyarakat di Indonesia yang tinggi, mengakibatkan risiko terjadinya herpes zoster juga tinggi.

"Untuk mencegahnya, kita perlu menjalankan gaya hidup sehat, hidup bersih, makanan yang bergizi yang cukup buah dan sayur, agar kekebalan tubuh tetap baik, berolahraga, serta tidur yang cukup," kata Samsuridjal di Jakarta, 24/6/2014) dalam seminar Herpes Zoster yang diadakan oleh Merck Sharp & Dohme (MSD).

Dokter Hanny Nilasari dari Kelompok Studi Herpes Perhimpunan Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), mengatakan herpes zoster dapat terjadi pada semua usia, dan biasanya sering terjadi pada orang yang mengalami penurunan imunitas seperti orang dengan usia lanjut, pasien dengan keganasan, dan pasien yang mendapat kemoterapi.

Gejala penyakit ini dapat dilihat melalui ruam yang sifatnya khas berupa bintil yang berisi cairan jernih yang mengenai sepanjang satu dermatom.Ruam ini rasanya nyeri dan sering gatal.

"Pada beberapa kasus dapat mengalami demam, sakit kepala, nyeri dan sensasi kulit lokal 1-2 hari sebelum timbul ruam. Ruam dan nyeri paling sering timbul pada area dada dan wajah akan sembuh dalam 2-3 minggu," ujar Hanny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Rahmayulis Saleh
Editor : Saeno
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro