Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Snack Yang Akan Menambah Lemak di Perut

Snack manis dan gurih merupakan makanan yang nyaris sulit untuk ditolak. Para penggemar snack tidak mempermasalahkan jumlah kalori yang dikandung makanan favoritnya itu.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 07 Juli 2014  |  22:02 WIB
5 Snack Yang Akan Menambah Lemak di Perut
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-Snack manis dan gurih merupakan makanan yang nyaris sulit untuk ditolak. Para penggemar snack tidak mempermasalahkan jumlah kalori yang dikandung makanan favoritnya itu.

Padahal jumlah kalori di setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh harus dibatasi agar kalori tersebut tidak lantas berubah menjadi lemak yang menumpuk di perut.

WebMD meringkas beberapa snack berkalori tinggi yang sebaiknya dikurangi konsumsinya.

1. Donat

Satu donat glazed mengandung 260 kalori, setara kira-kira dengan kalori dua bungkus mie instan. Satu boks donat mengandung 3.120 kalori, untuk menghilangkan kalori sebanyak itu, Anda harus berlari sejauh lebih dari 20 km.

2. Keripik kentang

15 lembar keripik kentang mengandung 160 kalori. Itu baru 15 lembar, bagaimana jika memakannya satu bungkus besar?

3. Pizza dengan topping daging

Satu slice pizza dengan topping daging mengandung 300 kalori. Apabila memilih topping tanpa daging, dapat mengurangi kurang lebih 100 kalori.

4. Burger berukuran besar

Satu burger berukurang extra large bisa saja mengandung 1000 kalori dan 7 gram lemak. 150 Kalori dalam satu makanan sudah cukup mengkhawatirkan.

5. Spicy chicken wings

Sayap ayam pedas merupakan snack yang digemari banyak orang. Tapi dalam satu porsi penyajian spicy chicken wings, terdapat 700 kalori, dan itu pun belum termasuk kalori dalam saus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lemak snack

Sumber : WebMD.com

Editor : Taufik Wisastra
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top