Pesta di dalam bus di Jakarta./www.ghiboo.com
Fashion

Asyiknya Berpesta di dalam Bus di Jakarta

Duwi Setiya Ariyanti
Sabtu, 11 April 2015 - 10:39
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah bus putih berukuran sedang berhias pelat kuning dan lampu yang gelap tampak terparkir di depan sebuah bar di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, suatu siang.

Sulit mengira bahwa kala malam atau akhir pekan tiba, akan ada banyak orang yang berpakaian mentereng menaiki bus ini. Kala malam tiba, suara musik terdengar berdentum. Getarannya terasa dari sekeliling bus—dari atas dan bawah, dari kanan dan kiri.

Duduk di kursi yang empuk dan nyaman pun terasa tak tenang karena getaran sound system menyembul ke sela-sela kaki. Tubuh rasanya tak bisa diam, ingin bergoyang mengikuti hentakan musik.

Menggoyangkan kepala pun rasanya tak cukup. Akhirnya turun ke lantai dansa, meraih tiang dan sa, sambil terus mengikuti musik bertempo cepat yang memacu gerakan tubuh. Hanya ada musik dan temanteman terdekat di pesta pribadi dalam bus yang melaju.

Adalah Royale VIP Bus yang memindahkan suasana night club secara lebih privat ke dalam bus. Para penikmat party dapat merasakan sensasi ingar binger khas klub malam di dalam kendaraan ekslusif yang melaju kencang.

Kesukaan membuat pesta, tak menyurutkan keinginan sang CEO Royale VIP Bus, Deisy Wong Will, un tuk menciptakan party bus di te ngah-tengah Kota Jakarta yang macet. Menurut dia, banyak kota besar di Negara lain telah memiliki bus serupa. Dia menilai sudah waktunya warga Ibu Kota memiliki cara lain menikmati gemerlap dunia malam.

“Mulanya dari ide gila sendiri. Referensi memang dari luar Negeri. Kalau ada ini [party bus], dari rumah mau ke tempat pesta, udah seru di mobil. Jalanan macet juga jadi enggak kerasa,” ujarnya.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2014, masyarakat di Jakarta merespons dengan baik. Tak hanya ekspatriat yang terjaring. Beberapa kalangan turut melirik bus ini. Saat ini, paling tidak terdapat 25 perjalanan yang dilakukan Royale VIP Bus setiap bulan.

Interior bus diciptakan sedemikian rupa sehingga suasana terasa lebih intim. Kursi didesain saling berhadapan dengan lampu disko, dua tiang dana, layar jenis light emitting diode (LED) berukuran 32 inchi, dan surround sound system. Seorang pelayan siap melayani kebutuhan konsumen.

Siapa pun mungkin tak pernah menyangka suasana ini didapat justru di saat pengendara lain sedang mengeluh akibat tingginya volume kendaraan. Dan, ujarnya, suasana seperti inilah yang disukai klien. “Ini yang paling orang suka. Tempat duduk nya enak karena bisa ngobrol. It’s more intimate. You feel more together,” katanya.

TARIF SEWA

Fasilitas ini bisa dinikmati dengan membayar Rp1 juta untuk setiap jamnya. Bisa saja menyewa untuk waktu lebih lama. Untuk lama sewa maksimal tiga jam, di antara rentang waktu 06.00 – 15.00 WIB, Anda perlu merogoh kocek Rp3,5 juta. Tak cukup? Terdapat paket sewa selama delapan jam dengan biaya Rp5,5 jam dan 14 jam dengan biaya Rp7 juta.

Harga ini, menurut Deisy, seimbang dengan fasilitas dan pengalaman yang didapat. Apalagi, penyewa bebas menentukan rute perjalanan, bebas menambahkan dekorasi, bebas membawa disc jockey (DJ), serta bebas membawa makanan dan minuman.

“Harga kami memang dua kali lipat dari bus pariwisata biasa. Tapi kalau dengan fasilitas seperti ini, ini justru lebih murah,” katanya.

Pesta yang digelar, tambahnya, mulai dari pesta perayaan ulang tahun, pesta lajang, hingga pesta kejutan. Bahkan, beberapa penyewa pun menggunakan bus itu untuk sekadar menikmati kehidupan malam di Jakarta dengan cara berbeda.

Dari sisi kapasitas, party bus ini dapat menampung 30 orang. Namun, fasilitas akan lebih terasa nyaman apabila bus terisi oleh 20 orang hingga 25 orang saja. “Kadang mungkin klien suka sempit-sempitan, ya enggak masalah,” katanya.

Deisy meyakini para penggila pesta sudah mengetahui makanan dan minuman mana yang harus di bawa saat pesta. Pun jasa disc jockey (DJ) yang dapat diundang agar pesta lebih meriah.

“Makanan dan minuman, kami sarankan bawa sendiri karena sesuai selera masing-masing. Tukang party biasanya bawa stok sendiri. Kalau mau dibantuin beli, bisa,” katanya.

Hingga saat ini, pendiri laman whatsnewjakarta.com ini masih mengetes party bus untuk pasar di Ibu Kota. Namun, dia menilai selain Jakarta, kota lain seperti Bali membutuhkan party bus serupa.

Mahalnya biaya perawatan bus menjadi faktor utama yang membuat lama penambahan armada. Paling tidak, perlu dana hingga Rp1 miliar untuk mengadakan satu unit bus party seperti armada Royale VIP. Untuk mendapatkan bus berukuran sedang saja, dana yang perlu dikeluarkan mencapai sekitar Rp300 juta. Sementara itu, modifikasi interior dapat memakan hampir Rp700 juta.

Dewald Haynes, salah seorang klien Deisy, mengakui pengalaman menggunakan party bus sangat unik dan menyenangkan. Dia dapat merasakan sensasi party di tengah bar yang ‘melompat-lompat’. Dia pun dapat mendatangi banyak tempat sambil berpesta ria.

“Saya sudah dua kali menggunakan bus ini dan keduanya sangat ber kesan. Berpesta di tengah bar yang melompat-lompat sangat me nyenangkan,” katanya.

Bagikan

Tags :


Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro