Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Baygon Gelar Jambore Jumantik Cilik 2015

SC Johnson melalui brand Baygon dan Autan menggelar “Hari Jambore Jumantik Cilik” kedua yang akan dilaksanakan Sabtu (25/4/2015).
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 24 April 2015  |  20:55 WIB
Nyamuk penjangkit demam berdarah - Foxnews
Nyamuk penjangkit demam berdarah - Foxnews

Bisnis.com, JAKARTA—SC Johnson melalui brand Baygon dan Autan menggelar “Hari Jambore Jumantik Cilik” kedua yang akan dilaksanakan Sabtu (25/4/2015).

Acara ini diselenggarakan bekerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) untuk mengoptimalkan peran Jumantik Cilik sebagai agen perubahan perilaku dan pemantau serta pemberantas jentik di komunitas masing-masing.

Presiden Direktur SC Johnson JHHP Sameer Garg menjelaskan Ratusan Jumantik Cilik dari 55 sekolah dasar di Jakarta akan mempelajari cara mempromosikan, meningkatkan kesadaran dan mendidik masyarakat dalam usaha pencegahan demam berdarah untuk orang di sekitar mereka—seperti orangtua, keluarga, sekolah dan masyarakat—dengan cara yang menyenangkan.

“Kami cemas penyakit demam berdarah dianggap remeh seperti flu musiman, sementara anak-anak dengan kekebalan tubuh yang lebih rendah berisiko terjangkit penyakit fatal ini kapan pun dan di mana saja. Kami percaya anak-anak yang saat ini menjadi korban terbesar demam berdarah dapat dilatih dan diberdayakan agar menjadi agen perubahan untuk melawan demam berdarah,” ujarnya dalam siaran pers kepada Bisnis, Jumat (24/4/2015).

Husein Habsyi, SKM, MHComm, Wakil Ketua IAKMI menambahkan sosialisasi ini menjadi cara yang efektif untuk mengubah perilaku dan mempraktikkan pengetahuan yang mereka dapat sebagai bagian perilaku mereka sehari-hari.

“Demam berdarah adalah penyakit infeksi karena virus yang paling banyak tersebar dengan siklus lima tahunan di Asia Tenggara dan menyerang segolongan orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah seperti anak-anak dan kaum manula,” jelasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Drs. H. Djarot Saiful Hidayat M.S mengatakan Dinas Kesehatan Jakarta telah menargetkan untuk mengurangi 2.000 kasus demam berdarah per tahun untuk mencapai Jakarta yang Terbebas dari Demam Berdarah pada 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan masyarakat
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top