Psikolog: Macet Dapat Mempengaruhi Hubungan dengan Keluarga

Rutinitas macet ibu kota tidak boleh dianggap enteng. Sebab, dampaknya tidak hanya pada indivudu, tapi juga keluarga.
Azizah Nur Alfi | 12 September 2015 13:52 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Rutinitas macet ibu kota tidak boleh dianggap enteng. Sebab, dampaknya tidak hanya pada indivudu, tapi juga keluarga.

Psikolog anak dan keluarga Rosalina Verauli menuturkan macet berdampak pada individu yakni stres dan tekanan dan keluarga.

Pada individu, stres dan tekanan yang terus menerus dapat menganggu kesehatan tubuh.

"Karena tubuh kita tidak diciptakan untuk menerima tekanan yang terus menerus," jelasnya.

Selain pada individu, macet ibu kota juga berdampak pada ikatan emosi keluarga yang berkurang. Ini disebabkan karena kemacetan mengurangi quality time bersama keluarga.

Bahkan sebuah survei menunjukkan 70% orang ingin punya waktu lebih bersama keluarga. Survei lain menunjukkan 50% lebih menginginkan waktu lebih banyak daripada uang.

"Tidak hanya kualitas yang penting. Tapi kuantitas juga penting. Kemacetan menghilangkan kuantitas dan kualitas bersama keluarga," jelasnya.

Tag : psikologi
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top