Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah diminta melakukan pembangunan gedung bioskop secara merata di daerah. Pembangunan harus dilakukan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat kelas menengah ke bawah.
Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GBPSI) Djonny Sjafrudin mengeluhkan selama ini pemerintah sama sekali tidak berperan untuk memeratakan pengadaan layar bioskop.
"Selama ini pengusaha membangun, pemerintah tidak berperan. Saat ini harus mulai dilaksanakan agar keberadaan layar bisa merata," katanya, Minggu (20/9/2015).
Dia menjelaskan, sebelum krisis pada 1997 lalu jumlah bioskop di Indonesia mencapai 3.800 layar. Sementara pada sekitar tahun 2000 jumlah layar terpangkas hingga menjadi 570 layar.
Saat ini, jumlah layar bioskop di Indonesia hanya 1.043 layar dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta. Jumlah layar ini dinilai sangat kurang apabila dibandingkan dengan negara lain, misalnya Korea Selatan yang memiliki sekitar 4.000 layar dengan jumlah penduduk hanya 40 juta.
"Pemerintah harus mendukung kami. Di sisi lain pemerintah juga harus mengalokasikan dana untuk pembangunan layar bioskop kelas menengah ke bawah," ujarnya.
Entertainment
Pemerintah Harus Lakukan Pemerataan Layar Bioskop

Penulis : Tegar Arief
Editor : Saeno