Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penderitas Aids/HIV di Jawa Barat 19.043 Orang, 20% Ibu Rumah Tangga

Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Provinsi Jawa Bara Landry Kusmono menyatakan jumlah pengidap HIV positif di Jawa Barat hingga Juni 2015 mencapai 19.043 orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Desember 2015  |  17:00 WIB
Penderitas Aids/HIV di Jawa Barat 19.043 Orang, 20% Ibu Rumah Tangga
Mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin menggelar aksi menyambut peringatan Hari AIDS Sedunia di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (29/11). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Provinsi Jawa Bara Landry Kusmono menyatakan jumlah pengidap HIV positif di Jawa Barat hingga Juni 2015 mencapai 19.043 orang.

"Berdasarkan data Dinkes Jabar, per Juni 2015 itu jumlah kasus HIV positif ada 19.043 orang, sedangkan untuk kasus AIDS positif 5.920 orang," kata Landry Kusmono, Selasa (1/12/2015).

Menurut dia, penderita HIV AIDS tersebut terus bertambah dibandingkan tahun sebelumnya terutama di kalangan ibu rumah tangga, ibu hamil, dan kaum lelaki seks lelaki (laki-laki melakukan hubungan seks dengan laki-laki).

"Peningkatan jumlah penderita HIV AIDS positif di kalangan ibu rumah tanggal dan ibu hamil mencapai 20%, dan di kalangan LSL (lekasi seks lelaki) itu jauh lebih tinggi, yakni 25%--30%," ujar dia.

Ia menuturkan hingga saat ini pihaknya terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat terkait dan pihaknya swasta untuk memerangi dan menanggulangi HIV AIDS di Provinsi Jawa Barat.

"Beberapa waktu lalu, kami mengadakan pertemuan di Gedung Sate Bandung, dan inti dari pertemuan tersebut ialah kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam penangulangan IV AIDS di Jabar, intinya kesepahamanan antara pemda masyarakat tentang HIV AIDS," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengajak peran perusahaan swasta untuk ikut bekerja sama dalam memerangi dan penanganan HIV AIDS di Provinsi Jawa Barat melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

"Jadi kami mencoba menggali potensi terutama dalam CSR-nya dari perusahaan agar sekian persennya bisa untuk penggulangan HIV AIDS," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa barat hiv/aids

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top