Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apel Malang Obat Kolesterol dan Cegah Penuaan

Tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) membuat produk kosmetik dan obat penurun kolesterol berbahan dasar apel hijau manalagi atau Malus domestica.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 06 April 2016  |  13:24 WIB
Apel hijau - Istimewa
Apel hijau - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) membuat produk kosmetik dan obat penurun kolesterol berbahan dasar apel hijau manalagi atau Malus domestica.

Buah apel lokal asli Malang itu dinilai memiliki khasiat lebih dari sekadar menjadi cuka apel atau keripik saja.

Penelitian berbasis apel ini bertujuan meningkatkan nilai komoditas apel manalagi khas Jawa Timur. Mereka adalah Claudio Dassmer yang membuat tablet salut apel hijau penurun kolesterol, Florentina Yola Febriani yang membuat pelembap ekstrak apel, dan Cindy S. Dirham yang berinovasi menciptakan masker wajah.

"Pada dasarnya, apel hijau lokal berkhasiat sebagai antioksidan, antiaging, dan menurunkan kadar kolesterol," kata dosen pembimbing penelitian, Farida Lanawati Darsono kepada wartawan, Selasa (5/4/2016).

Agar khasiat apel hijau lebih aplikatif terhadap kualitas kesehatan manusia, Claudio membuat tablet salut dari apel tersebut. Dia melihat potensi apel hijau lokal yang jumlahnya melimpah di Indonesia.

"Secara penelitian, kandungan yang ada di dalam buah apel mampu menurunkan kadar kolesterol secara signifikan," ujarnya merujuk sebuah jurnal penelitian dari sebuah universitas di Pakistan.

Lain lagi dengan Cindy S. Dirham. Karena buah apel hijau memiliki khasiat mencegah penuaan dini, dia berkreasi membuat masker wajah. Dia menggaransi, wajah akan terasa lebih segar dan kenyal.

"Karena buah apel hijau mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan kulit lebih baik lagi dibanding hanya menggunakan perawatan wajah biasa," ujarnya.

Dua Bulan

Cindy hanya memerlukan waktu dua bulan, dari bulan Oktober-Desember 2015 untuk menciptakan masker wajah ini.

"Masker ini sangat praktis digunakan. Setelah masker kering dengan sempurna, cukup dikelupas, tidak perlu cuci muka," kata perempuan asal Sumba Barat itu.

Sedangkan, Florentina Yola Febriani  memilih membuat krim pelembap dari apel hijau karena cara penggunaannya lebih mudah.

"Selain itu efeknya akan bertahan lebih lama karena tidak mudah luntur apabila terkena keringat," ujar dia.

Krim pelembab apel hijau ini, kata dia, dapat mempertahankan struktur kulit dan memberikan suatu lapisan pelindung yang menyejukkan kulit dan  meningkatkan kandungan air pada epidermis kulit.

"Ini kombinasi yang tepat antara bahan sintetis dan bahan alam, sehingga menghasilkan efek yang bukan saja melembabkan tetapi juga berfungsi sebagai antioksidan," ujar Florentina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Apel Impor

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top