Belajar Bersama Maestro: Begini Cara Sundari Soekotjo Ajarkan Musik Pada Siswa SMA

Sundari Soekotjo, maestro seni musik keroncong akan menggunakan pendekatan musik pop kepada para siswa yang ikut dalam program Belajar Bersama Maestro, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dika Irawan | 17 Mei 2016 17:39 WIB
Sundari Soekotjo - fb

Bisnis.com, JAKARTA -- Sundari Soekotjo, maestro seni musik keroncong akan menggunakan pendekatan musik pop kepada para siswa yang ikut dalam program Belajar Bersama Maestro, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Sekarang lagu pop, dangdut, jazz, bahkan rock sudah bisa dinyanyikan dengan irama keroncong. Saya sudah uji coba di beberapa acara,” kata Sundari dalam keterangan tertulis, Selasa (17/5/2016).

Meskipun demikian Sundari juga akan memberikan beberapa contoh langgam dalam musik keroncong.

Di awal pertemuan dengan peserta BBM, dia juga akan melihat jenis suara mereka.

Menurut dia kini banyak generasi muda yang mulai tertarik dengan musik tradisional.

Di samping itu, Sundari mengatakan keikutsertaannya dalam program ini adalah untuk berbagi ke generasi muda serta menularkan rasa kecintaan melestarikan budaya Indonesia.

Terlebih, dirinya sudah berkarir selama 40 tahun di dunia musik.

“Sudah saatnya saya berbagi apa yang Tuhan berikan kepada saya. Tidak selamanya saya bernyanyi. Ada batas waktunya. Saya ingin berbagi kepada generasi muda. Saya ingin melibatkan generasi muda yang melek literasi seni, untuk meminta mereka mengenal musik keroncong,” katanya.

Kegiatan Belajar Bersama Maestro (BBM) tahun 2016 kembali digelar dengan melibatkan 10 maestro dari berbagai bidang seni.

Direktur Kesenian Kemendikbud Endang Tjaturwati mengatakan pemilihan 10 maestro yang terlibat dalam BBM tahun ini merupakan hasil pemilihan dari tim pengamat seni di Direktorat Kesenian.

Dalam kegiatan Belajar Bersama Maestro tahun 2016 ini dipilih 10 maestro yang akan terlibat, yaitu Amaq Raya (Maestro Seni Pertunjukan), Sirajul Huda (Maestro Seni Pertunjukan), Nano Riantiarno (Maestro Seni Pertunjukan), I Made Sidia (Maestro Seni Pertunjukan), Ni Ketut Arini (Maestro Seni Tari), Temu Misti (Maestro Seni Tari), Tom Ibnur (Maestro Seni Tari), Djaduk Ferianto (Maestro Seni Musik), Putu Sutawijaya (Maestro Seni Rupa), Sundari Soekotjo (Maestro Seni Musik).

Sanggar atau lokasi para maestro tersebut berada di Jakarta, Yogyakarta, Banyuwangi (Jawa Timur), Denpasar (Bali), Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Lombok (Nusa Tenggara Barat), dan Jambi.

Tag : pendidikan, sma
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top