Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

6 Aturan Kerja Unik yang Ada di Dunia

Aturan dalam banyak perusahaan biasanya berbentuk baku satu sama lainnya
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 16 November 2016  |  12:14 WIB
Ilustrasi - Sweat
Ilustrasi - Sweat

Bisnis.com, JAKARTA- Aturan dalam banyak perusahaan biasanya berbentuk baku satu sama lainnya

Misalnya saja, untuk aturan jam kerja yang mencapai 8-9 jam sehari, tidak ada keterlambatan, pemberian gaji, tunjangan kesehatan, bonus, dan thr.

Aturan lainnya mungkin soal kebijakan perusahaan yang mewajibkan pegawainya untuk mentaati peraturan tersebut secara menyeluruh. Seperti pemakaian seragam, atau beberapa aturan lain yang tidak boleh dilanggar atau pegawai akan dikenakan sanksi atau bahkan PHK.

Namun, menurut timesofindia, ada beberapa aturan dalam perusahaan di seluruh dunia yang cukup unik, dan mungkin tidak diterapkan di perusahaan lainnya.

Salah satunya adalah aturan di Uni Emirat Arab yang mewajibkan pekerjanya beristirahat dan membaca buku. Hal ini ditujukan agar masyarakay menjadi melek membaca. Dan masih banyak aturan unik lainnya yang diterapkan di perusahaan-perusahaan lainnya di dunia ini. Berikut aturan tersebut:

Wajib Cuti
Mungkin ini aturan yang paling terbaik dan diharapkan semua pekerja. Di Austria, setelah bekerja selama enam bulan, setiap karyawan berhak untuk cuti selama 30 hari kerja, dan gaji pun masih dibayar oleh perusahaan.

Aturan ini berlaku untuk mereka yang bekerja kurang dari 25 tahun. Bahkan, jika waktu kerja sudah lebih dari 25 tahun, waktu liburan ditambah menjadi 36 hari.

Istirahat tidur
Pernah tertangkap tidur siang di tempat kerja? Jika ya, maka Anda jelas tahu konsekuensinya. Tetapi jika Anda berada di Jepang, Anda justru akan menemukan hal ini adalah hal yang lumrah dilihat.

Mereka bahkan memiliki istilah sendiri yakni Inemuri, yang berarti 'tertidur saat kerja" Orang Jepang percaya mereka yang tidur siang menjadi tanda dia telah bekerja keras.

Wajib Liburan
Jika di Indonesia mencari jadwal cuti untuk liburan cukup sulit, maka berbeda dengan di Belgia. Pegawai di sana, berhak meminta cuti untuk pergi liburan.

Dikenal dengan istilah "career breaks" aturan ini memungkinkan karyawan untuk liburan sesuai keinginan mereka, bahkan  mungkin selama satu tahun. Luarbiasanya, bukan hanya mereka tetap mendapatkan gaji penuh, namun mereka akan tetap bisa kembali bekerja setelah puas liburan. Wow.

Tidak ada email pekerjaan di akhir pekan
Sebuah RUU yang diusulkan di Majelis Nasional Perancis memberikan hak untuk memutuskan dan membatasi penggunaan alat-alat digital terkait pekerjaan selama liburan akhir pekan. Karena waktu itu dianggap sebagai waktu untuk keluarga.

RUU ini dirancang untuk melindungi kesehatan pekerja dan kesejahteraan, dan memberlakukan aturan karyawan hanya boleh menggunakan email kantor selama 11 jam sehari

Kerja di luar kantor tetap bekerja
Pengadilan Eropa telah memutuskan bahwa waktu yang dihabiskan pegawai untuk meeting di luar pekerjaan tanpa masuk kantor sama dengan bekerja.

Hukum ini muncul bukan hanya melindungi 'kesehatan dan keselamatan' pekerja, tetapi juga menghindari dari dieksploitasi oleh atasan mereka.

Anda tidak bisa dipecat!
Portugal adalah surganya bagi karyawan. Perusahaan tidak bisa memberhentikan pekerja mereka karena tidak ada periode penghentian karyawan dalam hukum ketenagakerjaan di negara itu. Dan masih ada lagi - jika perusahaan tidak ingin mempertahankan karyawan, dia harus menawarkan paket resign yang sangat layak dan harus memohon pada karyawan tidak akan membuat keributan tentang hal itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karir pekerjaan

Sumber : timesofindia.com

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top