Tips Menjalani Gaya Hidup Sehat Lewat Makanan

Hidup sehat bukan hanya berarti makan selada sesekali atau jalan kaki setiap beberapa minggu, tetapi harus benar-benar diupayakan karena kesehatan sangat penting.
Mia Chitra Dinisari | 29 Juni 2017 19:36 WIB
Sayuran hijau - mogreenjuice.com

Bisnis.com, JAKARTA -  Hidup sehat bukan hanya berarti makan selada sesekali atau jalan kaki setiap beberapa minggu, tetapi harus benar-benar diupayakan karena kesehatan sangat penting.

Untuk menjalani gaya hidup sehat, Anda harus secara konsisten memilih makanan sehat, lebih sering berolahraga dan melakukan aktivitas fisik dalam rutinitas sehari-hari, serta menjaga kebersihan tubuh. Anda juga harus menghindari kebiasaan tidak sehat, seperti diet trendi dan kurang tidur. Mungkin dibutuhkan penyesuaian bertahap untuk memperbaiki gaya hidup, tetapi akan bisa dicapai jika Anda berkomitmen.

Memilih Makanan Sehat

Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tidak sehat minimal. Lemak tidak sehat meliputi lemak trans dan lemak jenuh. Lemak jenis ini akan meningkatkan kolesterol LDL, dan kenaikan kolesterol LDL biasanya berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Makanan yang tinggi lemak trans antara lain adalah makanan yang diolah dengan "minyak terhidrogenasi parsial", seperti mentega atau margarin. Kue, makanan yang digoreng, piza beku, dan makanan olahan lain biasanya mengandung lemak trans.

Makanan yang tinggi lemak jenuh adalah pizza, keju, daging merah, dan produk olahan susu berlemak penuh.[4] Minyak kelapa juga tinggi lemak jenuh, tetapi dapat meningkatkan kolesterol baik sehingga boleh digunakan dalam jumlah sedang.

Konsumsilah lemak sehat dalam jumlah sedang.

Lemak tak jenuh ganda, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak omega-3 adalah pilihan yang bagus. Lemak baik ini menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL, yang berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung.[6]
Pilihlah minyak seperti minyak zaitun, minyak canola, minyak kedelai, minyak kacang, minyak bunga matahari, dan minyak jagung

Ikan mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi. Pilihlah ikan seperti salmon, tuna, trout, makerel, sarden, dan haring. Anda juga bisa mendapatkan omega-3 dari sumber nabati seperti flaxseed, minyak sayur, dan kacang-kacangan serta biji-bijian, meskipun tubuh tidak memproses lemak tersebut dengan efektivitas yang sama.

Pilihlah makanan rendah gula dan karbohidrat olahan

Minimalkan konsumsi kue-kue manis, minuman ringan, jus buah manis, dan roti putih. Pilihlah buah utuh, jus buatan sendiri, dan roti gandum.

Pilih makanan segar, dan hindari makanan olahan.

Makanan segar menyediakan keseimbangan antara karbohidrat sehat, protein, lemak, dan nutrisi lain.

Makanlah buah dan sayur untuk mendapat vitamin dan mineral tinggi. Usahakan makan banyak buah dan sayur segar, bukan dalam kemasan kalengan yang biasanya mengandung gula atau garam tambahan.

Pilihlah daging tanpa lemak, kacang, dan tahu untuk mendapatkan protein.

Pilih serealia utuh seperti roti gandum, pasta gandum, nasi cokelat, dan quinoa.

Makanlah produk olahan susu rendah lemak. Susu skim dan keju dengan lemak tereduksi akan mengurangi asupan lemak dan memastikan Anda menerima cukup kalsium.

Tambahkan makanan organik.

Belanjalah di toko makanan segar atau beli makanan dari pasar petani. Makanan organik memang tidak lebih bergizi, tetapi tidak banyak mengandung residu pestisida atau aditif. Makanan organik juga lebih ramah lingkungan.

Jika harga adalah masalahnya ,pertimbangkan membeli bahan makanan organik tertentu saja, seperti apel, berry, buah berbiji batu (persik, mangga, dsb.), anggur, seledri, paprika, sayur hijau, kentang, dan selada.

Buah dan sayur tersebut biasanya menggunakan pestisida lebih banyak daripada bahan makanan lain yang ditanam dengan konvensional

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hidup sehat

Sumber : Wikihow

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top