Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akun Instagram Dihack, Lady Gaga dan Rihanna Tetap Unggah Foto

Akun Instagram Lady Gaga dan Rihanna dibobol peretas. Hacker mencuri nomor telepon, alamat email dan data pribadi lainnya untuk dijual di website Doxagram. Selain itu, ada sejumlah selebiritis lainnya yang menjadi korban.
Gemal AN Panggabean
Gemal AN Panggabean - Bisnis.com 03 September 2017  |  13:28 WIB
Rihanna - Reuters
Rihanna - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA— Akun Instagram Lady Gaga dan Rihanna dibobol peretas. Hacker mencuri nomor telepon, alamat email dan data pribadi lainnya untuk dijual di website Doxagram. Selain itu, ada sejumlah selebiritis lainnya yang menjadi korban.

Meski demikian akun instagram Rihanna dengan akun @badririgirl masih tetap eksis hingga kemarin, Sabtu (02/09). Dimana dia masih memposting foto untuk keperluan pekerjaananya dengan salah satu produk kosmetik.

Begitu juga dengan instagram @ladygaga yang masih mengunggah foto kegiatan Joanne World Tour nya.

Perusahaan keamanan dunia maya bernama RepKnight mengatakan bahwa mereka menemukan informasi kontak sejumlah selebriti lainnya. Dari laporan The Verge, berikut nama musisi lainnya yang dicantumkan di Doxagram:

Harry Styles, Ellie Goulding, Victoria Beckham, Beyoncé, Lady Gaga, Rihanna, Taylor Swift, Katy Perry, Adele, Snoop Dogg, Britney Spears.

Selain mereka, sejumlah akun selebritis lainnya yang di hack adalah Emma Watson, Emilia Clarke, Zac Efron, Leonardo DiCaprio, Channing Tatum. Beberapa hari yang lalu, peretas ini juga memboboqal akun Selena Gomes.

Pembobol dunia siber atau hacker telah meretas jutaan akun instagram untuk mengambil data alamat email dan nomor kontak penggunanya. Beberapa akun selebritis juga yang diretas antara lain Emma Watson dan Leonardo Di Caprio.

Awalnya, Instagram, telah memperbaiki masalah tersebut. Pihak instagram juga mengatakan bahwa peretasan itu terbatas pada pemegang akun yang terverifikasi. Namun, kabarnya kini pengguna yang tidak diverifikasi juga terpengaruh.

Beberapa jam setelah peretasan tersebut terungkap, peretas membuat database yang dapat dicari bernama Doxagram yang memungkinkan pengguna untuk mencari informasi kontak korban sebesar 10 dolar AS untuk per pencarian.Doxagram dilaporkan telah offline.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rihanna musisi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top