Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Dampaknya bila Makan Nasi Berlebihan

Karbohidrat yang terkandung dalam nasi memang dibutuhkan, namun ingat jangan berlebihan jika tak mau dapat "hadiah" yang tak diinginkan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Oktober 2017  |  11:24 WIB
Nasi putih2 - boldsky.com
Nasi putih2 - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Karbohidrat yang terkandung dalam nasi memang dibutuhkan, namun ingat jangan berlebihan jika tak mau dapat "hadiah" yang tak diinginkan.

Satu cangkir nasi mengandung 242 kalori, 53 gram karbohidrat dan 4,39 gram protein. Nasi juga mengandung sejumlah kecil zat besi, fosfor, potassium, thiamin dan folat serta beberapa nutrisi mikronutrien lainnya.

Jumlah minimal atau total ketiadaan mikronutrien dalam asupan harian bisa menyebabkan kekurangan gizi. Oleh karenanya, jangan terlalu banyak porsi nasi dalam piring, imbangi juga dengan lauk pauk.

Ingatlah, kita juga harus mendapatkan 10-35 persen kalori harian dalam bentuk protein berkualitas lalu 20-35 persen lemak sehat.

Nasi mengandung kalori yang cukup rendah namun sangat tinggi karbohidrat. Jumlah asupan kalori harian dari karbohidrat yang disarankan adalah 45-65 persen, atau 900-1.300 kalori untuk seseorang yang mengonsumsi makanan rata-rata 2.000 kalori per hari.

Mengonsumsi terlalu banyak nasi dapat mempengaruhi metabolisme glukosa dan produksi insulin di tubuh Anda.

Terkadang, sebagian orang mencampurkan nasi panas dengan mentega atau saus dan berfungsi memberi rasa pada nasi. Cara ini dapat meningkatkan jumlah kalori. Demikian seperti dilansir laman Livestrong.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karbohidrat produksi beras
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top