Ini Tip & Manfaat Menata Ruang di Rumah Anda

Apakah Anda berkeinginan menata ruangan di rumah? Cobalah memfokuskan renovasi pada bagian ruang paling sering Anda gunakan, seperti kamar mandi, ruang rias, area wastafel dan area bercermin.
Wike Dita Herlinda | 07 November 2017 11:12 WIB
Interior ruangan - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Apakah Anda berkeinginan menata ruangan di rumah? Cobalah memfokuskan renovasi pada bagian ruang paling sering Anda gunakan, seperti kamar mandi, ruang rias, area wastafel dan area bercermin.

Salah satu trik yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan ruangan di rumah adalah dengan menciptakan grooming station atau ruang rias sendiri seefisien mungkin, serta memastikan adanya tempat untuk melakukan semua hal termasuk menyimpan semua barang pada tempatnya.

“Hal inilah yang berpotensi membantu Anda mengatur semua perlengkapan diri dengan baik. Rutinitas Anda akan terasa lebih cepat di pagi hari dan lebih mudah di malam harinya untuk beristirahat dan santai,” jelas Senior Marketing Specialist Kohler Indonesia, Benedictus Teguh, pada Selasa (7/11/2017).

Mendesain ruang rias memiliki manfaat lebih bagi Anda. Dengan memiliki ruang rias di dalam kamar mandi, Anda dapat melihat segala sesuatu lebih teratur dan pada akhirnya menjadikan rutinitas harian lebih mudah dan cepat dijalankan.

Hal tersebut secara psikologis akan meringankan beban pikiran Anda, sehingga Anda dapat memulai hari dengan lebih positif dan memungkinkan Anda untuk tidur lebih pulas pada malam harinya. Ruang rias tidak hanya bermanfaat bagi perempuan, tetapi juga pria dan anak-anak.

Langkah pertama yang harus dipikirkan ketika menciptakan ruang rias yang sempurna adalah meja rias yang berperan sebagai titik fokus. Dari sinilah perawatan diri dimulai, termasuk lokasi dari semua peralatan perawatan Anda.

“Kalau Anda menggunakan ruangan bersama dengan pasangan, seperti pada kamar utama, Anda bisa saja mempertimbangkan memiliki dua tempat perawatan berbeda. Ruang perawatan yang dikhususkan masing-masing akan menawarkan fleksibilitas dan kenyamanan yang lebih lagi buat Anda dan pasangan, tentu saja ini tergantung pada kebutuhan masing-masing,” kata Benedictus.

Lebih lanjut, dia menyarankan sebaiknya meja rias Anda minimal berukuran 60 inchi untuk menghubungkan dua wastafel. Pilihan lain, Anda juga bisa memiliki dua meja rias yang berbeda untuk menciptakan ruang yang memenuhi masing-masing kebutuhan Anda.

Pertimbangkan pula penempatan laci (lap drawer) atau laci bertingkat (two-drawer bridge) yang menghubungkan kedua meja rias yang dibuat custom untuk menyediakan ruang keperluan dan tempat penyimpanan ekstra.

“Jika Anda tidak memiliki area yang cukup untuk dua meja rias, cobalah beralih pada meja rias kecil yang emiliki ukuran 23 inci dengan fungsi bertingkat,” ujarnya.

Jika Anda berencana untuk mengganti lantai kamar mandi, pertimbangkan untuk memilih meja rias berkaki. Meja rias tipe ini memiliki desain yang elegan yang bisa membuat ruangan kelihatan lebih luas. Pilihan lain, Anda bisa memilih meja rias berdinding untuk kesan yang bersih dan modern. Keduanya akan mempermudah Anda membersihkan lantai di area bawahnya.

“Sebaliknya, jika Anda hanya ingin mengganti meja rias saja dan membiarkannya tetap berada di lantai saat ini, meja rias tanpa kaki dapat menjadi opsi terbaik,” lanjut Bendictus.

Lain halnya jika Anda ingin menempatkan meja rias di sudut ruangan. Anda bisa menciptakan tampilan yang unik dengan penambahan detail-detail kecil pada bagian pinggir meja rias, seperti adanya filler strip yang akan menutup celah antara meja rias dengan dinding ruangan.

Lebih lanjut, atur meja rias Anda dengan menyingkirkan semua botol, kemasan dan kotak-kotak yang kurang berfungsi agar terlihat lebih rapi. Meskipun begitu, pastikan semua perlengkapan yang penting tetap berada di atas meja rias dalam jangkauan tangan Anda.

Hal lain yang tidak kalah penting saat mendesain ruang rias pribadi adalah lemari obat. Dengan penempatan lemari obat secara tepat, Anda akan sangat dimudahkan menjangkau peralatan kesehatan yang akan digunakan setiap hari, seperti obat-obatan, cairan antiseptik, obat tetes mata, hingga peralatan perawatan pribadi lainnya.

Pencahayaan yang baik juga sangat penting untuk membuat tempat perawatan lebih sempurna. Meskipun begitu, penerangan hanyalah salah satu aspeknya. Untuk menghindari pencahayaan tidak rata dan bayangan menganggu, pastikan adanya sumber cahaya yang dipasang di sudut-sudut berbeda.

“Aplikasikan kombinasi suasana dengan pengerjaan pencahayaan untuk mencapai intensitas cahaya yang seimbang. Pilih bohlam lampu yang memancarkan cahaya lembut dari tengah spektrum warna, sehingga Anda dapat menilai warna cahaya dan warna kulit dengan benar,” jelas Benedictus.

Selain urusan kepraktisan dan pengaturan, Anda juga sebaiknya memikirkan harmonisasi meja rias dengan gaya, warna dan polesan akhir. Anda perlu membayangkan hasil akhir dari kamar mandi yang diimpikan, termasuk memperhitungkan jenis wastafel apa yang ingin diimplementasikan.

Tag : Desain Interior
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top