Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Sebabnya Orangtua Perlu Jelaskan Perceraian pada Anak

Orangtua perlu menjelaskan pada anak soal perceraian yang mereka alami, menurut psikolog anak dan keluarga Vera Itabiliana Hadiwidjojo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Januari 2018  |  06:14 WIB
Ini Sebabnya Orangtua Perlu Jelaskan Perceraian pada Anak
Psikolog anak dan keluarga Vera Itabiliana Hadiwidjojo - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Orangtua perlu menjelaskan pada anak soal perceraian yang mereka alami, menurut psikolog anak dan keluarga Vera Itabiliana Hadiwidjojo.

"Jika tidak, anak-anak akan bingung mengapa ini (perceraian) terjadi. Dan mereka bisa membentuk asumsi sendiri yang kurang baik dampaknya seperti menganggap bahwa karena mereka-lah perceraian terjadi," kata Vera, Selasa (9/1/2018).

Penjelasan terhadap anak itu sebaiknya dilakukan dengan bahasa anak dan disesuaikan dengan pemahaman anak. Penjelasan yang ideal dilakukan oleh kedua ortu di depan anak-anak.

Tidak perlu mendeatil tentang penyebabnya. Misalnya, orangtua dapat menjelaskan bahwa mereka bisa berhubungan lebih baik sebagai teman baik, bukan lagi suami istri yang cekcok terus.

“Penjelasan ini juga perlu disertai dengan penekanan bahwa anak-anak tidak akan kehilangan orangtua mereka meski tinggal terpisah. Tekankan bahwa ayah ibu tetap menjadi orangtua mereka yang akan selalu menyayangi dan bertanggung jawab atas diri anak-anak,” ujar Vera.

Hal ini penting untuk menenangkan anak yang takut kehilangan orangtua mereka setelah bercerai. Selain itu, penting juga untuk menyampaikan jadwal pasti kapan anak dapat bertemu dengan orangtua yang tidak tinggal bersama.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok cerai

Sumber : Newswire

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top