Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RESENSI BUKU: Mengupas Problematika Kesenjangan di Indonesia

Ada begitu banyak permasalahan klasik di Indonesia yang hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Salah satu yang terus menghantui negara ini adalah isu kesenjangan ekonomi, yang senantiasa menghiasi ruang publik dan melahirkan berbagai diskusi panas.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 04 Februari 2018  |  20:54 WIB
Warga beraktivitas di permukiman yang terletak di bantaran Sungai Cisadane, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/10). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Warga beraktivitas di permukiman yang terletak di bantaran Sungai Cisadane, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/10). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA—Ada begitu banyak permasalahan klasik di Indonesia yang hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Salah satu yang terus menghantui negara ini adalah isu kesenjangan ekonomi, yang senantiasa menghiasi ruang publik dan melahirkan berbagai diskusi panas.

Menurut Guru Besar Ekonomi Politik IPB dan Tenaga Ahli Lemhannas Didin S. Damanhuri, problematika ketimpangan dalam pembangunan ekonomi di Tanah Air merupakan implikasi dari kesalahan strategi pembangunan.

Selain itu, kesenjangan dipicu oleh faktor-faktor yang berasal dari dalam (endogen). “Hal inilah yang menyebabkan lebih sulitnya bangsa Indonesia untuk mengawinkan pertumbuhan dengan pemerataan,” tegasnya.

Peliknya selubung gelap kesenjangan ekonomi di Indonesia itu diulas secara cukup komprehensif oleh Eka Sastra dalam bukunya yang bertajuk Kesenjangan Ekonomi: Mewujudkan Keadilan Sosial Di Indonesia.

Menruutnya, tema kesenjangan akan selalu relevan untuk dikupas selama belum ada panacea yang menuntaskannya. Apalagi, persoalan ketimpangan bukan sekadar statistik atau indeks gini, tetapi memiliki makna yang lebih dalam dari hanya deretan angka.

Saat sedang menyusun bukunya, Eka mengaku menemukan fakta lain bahwa kesenjangan di Indonesia bukan sekadar perdebatan ketimpangan antara si kaya dan si miskin, antara kota dan desa, atau antara pusat dan pinggiran.

“Namun, lebih dalam lagi, kesenjangan rupanya sudah merambah pada aspek kesempatan. Dalam kondisi politik yang cenderung tidak stabil, kesenjangan itu kini mulai mengarah pada kesenjangan etnis dan SARA,” ujarnya.

Itulah mengapa dia merasa bawasannya problematika kesenjangan di Indonesia telah semakin runyam bagaikan api di dalam sekam. Jika tidak segera dilakukan aksi strategis untuk mengatasinya, api tersebut bisa semakin membesar.

Di dalam buku ini, Eka membagi ulasannya ke dalam beberapa bab yang memudahkan pembaca untuk lebih mendalami persoalan kesenjangan ekonomi di Indonesia. Dia menjelaskan tentang kerangka teori kesenjangan; mulai dari ragamnya, konsekuensinya, akumulasinya, perdebatannya, hingga alat ukurnya.

Segala faktor yang memengaruhi pelebaran jurang ketimpangan juga diulas. Mulai dari isu institusional dan kebijakan publik, fiskal, perlindungan sosial, kemiskinan, perburuan rente, globalisasi, lapangan kerja dan struktur ekonomi, hingga kegagalan pasar, politik dan demokrasi, serta faktor sejarah.

Bagi pembaca yang memiliki concern khusus terhadap isu kesenjangan, Eka menawarkan berbagai idenya menganai praktik yang memungkinkan untuk melawan masalah kesenjangan. Dia menyarankan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, investasi perlindungan sosial, kebijakan fiskal redistributif, pemerataan kesempatan, perlawanan rente, dan perubahan sistem politik.

Secara keseluruhan, ini adalah buku saku yang sesuai bagi siapa saja yang ingin mengetahui sejarah kesenjangan di Indonesia berikut seluk beluk permasalahannya. Ini adalah buku dengan gaya bertutur cukup gamblang, sehingga cocok bagi pelajar, mahasiswa, maupun akademisi dan pengambil keputusan yang terkait dengan pemerataan keadilan sosial bagi masyarakat Indonesia.

Judul              : Kesenjangan Ekonomi: Mewujudkan Keadilan Sosial Di Indonesia

Penulis            : Eka Sastra

Penerbit          : Expose (PT Mizan Publika)

Tebal              : 356 halaman

Cetakan          : Pertama, Desember 2017

ISBN-13         : 978-602-782-943-5

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesenjangan ekonomi
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top