Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pustanto, Bos Baru Galeri Nasional

Kepala Galeri Nasional Indonesia yang selama ini dijabat oleh Tubagus Sukmana, kini digantikan oleh Pustanto, mantan Kepala Subdirektorat Seni Rupa, Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 06 Februari 2018  |  18:43 WIB
Galeri Nasional - Istimewa
Galeri Nasional - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Galeri Nasional Indonesia yang selama ini dijabat oleh Tubagus Sukmana, kini digantikan oleh Pustanto, mantan Kepala Subdirektorat Seni Rupa, Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Adapun Tubagus yang akrab disapa ‘Andre’ menduduki posisi sebagai Kepala Subdirektorat Seni Media, Direktorat Kesenian, Dirjen Kebudayaan, Kemdikbud. Keduanya dilantik oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada Jum’at, di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Kemendikbud, pada 2 Februari lalu.

“Pejabat yang lama, saya ucapkan terima kasih untuk dedikasinya. Kepada pejabat baru, selamat bekerja. Mutasi ini demi kebaikan kita bersama. Jabatan merupakan amanah yang perlu dijalani dengan ikhlas dan istiqomah. Tidak boleh murung, dinikmati saja,” ujar Mudhadjir dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (6/2/2018).  

Menanggapi mutasinya, Andre merespon positif hal tersebut. Menurutnya, apabila disetarakan dengan masa jabatan Presiden 5 tahunan, maka dirinya sudah memasuki tahun ketiga menjabat sebagai Kepala Galnas. Sehingga wajar apabila ada rotasi.

Dia bercerita bahwa ketika di Galnas mulai dari awal, masih belum punya fasilitas kantor. Hanya ada dua pejabat yang dilantik saat itu yaitu, Kasubbag Tata Usaha, serta Kepala Seksi Dokumentasi, Pameran, dan Publikasi.

“Gedung kantor yang sekarang, dulu tempat istirahat sopir taksi, di belakangnya ada warung kopi dan warung nasi padang, di seberangnya ada warung bakso,” kenangnya.  
Sementara di area Galnas ada flat yang masih dihuni warga, ada tempat les Bahasa inggris, dan kantor partai politik. Nyaris yang ada hanya Gedung Utama yang sebelumnya di gunakan Gedung Pameran Seni Rupa Kemendikbud.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

galeri nasional
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top