Gaya Urban Chic Berani Prada di Milan Fashion Week 2018

Prada, yang juga merupakan co-chief executive rumah mode mewah Italia itu, menggunakan Milan Fashion Week untuk melanjutkan eksplorasi berbagai aspek feminitasnya, dengan desain yang menonjolkan warna-warna berani dan garis-garis tajam.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 28 Februari 2018  |  18:07 WIB
Gaya Urban Chic Berani Prada di Milan Fashion Week 2018
Koleksi Prada Autum/Summer 2018 di Milan Fashion Week - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Desainer Miuccia Bianchi Prada meluncurkan koleksi musim gugur neon dan urban chic di sebuah bangunan tinggi yang menjulang di atas ibu kota mode Italia.

Prada, yang juga merupakan co-chief executive rumah mode mewah Italia itu, menggunakan Milan Fashion Week untuk melanjutkan eksplorasi berbagai aspek feminitasnya, dengan desain yang menonjolkan warna-warna berani dan garis-garis tajam.

Berbalut pink, oranye dan hijau neon, model Prada menari-nari di lantai hitam mengkilap dengan ritme Blondie. Instalasi neon ringan monyet, dinosaurus, pisang dan alien yang main-main di luar gedung bisa dilihat dari jendela lantai ke langit-langit.

Prada menyelenggarakan pertunjukan di gedung 'Torre', sebuah menara modern yang akan menjadi tambahan terbaru untuk proyek pondasi seni 'Fondazione Prada' . Bangunan Fondazione yang ada, yang dulu merupakan penyulingan gin, telah berubah pada awal 1990-an menjadi sebuah ruang yang didedikasikan untuk seni dan budaya kontemporer.

"Saya ingin sedikit membalas dendam pada karya seni tersebut, yang menempati ruang Fondazione dengan mode," kata Prada seperti dikutip Reuters.

Model memamerkan busana Prada di Milan Fashion Week 20018/Reuters

Gedung baru tersebut akan dibuka secara resmi selama minggu desain Milan, yang diadakan setiap tahun di bulan April, dan akan digunakan sebagai ruang pameran.

Model berjalan dengan cakrawala kota dan melatih trek sebagai latar belakang, mengenakan mantel nilon dan neoprene yang besar dengan bahu lebar di mana gaun transparan dan rok tulle yang mengintip mengintip. Semua model memakai busur tulle berwarna cerah di sekitar leher mereka.

"Idenya adalah perjuangan wanita yang terus-menerus , antara kekuatan dan keharusan melindungi diri sendiri dan apa yang Anda sukai sebagai wanita, seperti rasa manis dan femininitas," katanya.

Dia menjelaskan bahwa potongan sporty besar itu secara simbolis membela wanita yang memakainya, sementara detail ringan disertakan agar bisa mengekspresikan keperempuanan mereka.

Bahan teknis hitam disandingkan dengan fuchsia, kuning dan biru. Stiletto hitam dan sepatu bot putih dipasangkan dengan kaus kaki neon dan celana legawan seperti gaiter.

Tulle hitam transparan, dihiasi manik-manik berkilau atau bunga plastik yang cerah, dengan lembut ditutupi sarung sarung ketat, sementara gaun mini berumbai plastik berwarna hijau limau dan putih bersinar di setting malam hari.

"Ini tentang wanita yang bisa keluar malam hari, bahkan memakai baju super seksi, tanpa rasa takut," kata Prada.

Kendati demikian Prada juga menyuarakan kekhawatiran tentang ekspektasi tinggi yang ditetapkan pada mode, yang menurutnya mendorong desainer "melampaui pekerjaan mereka" oleh kebutuhan yang dirasakan untuk terlibat dalam isu-isu politik dan sosial melalui pakaian mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fashion, milan, Prada

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top