Gaya Ivan Gunawan Hadirkan Nuansa India di Busana Raya

Bagi desainer Ivan Gunawan, India memiliki daya tarik tersendiri. Tak heran pada koleksi Raya Collection 2018 Fatamorgana, Ivan tertarik untuk mengambil inspirasi dari keindahan arsitektur istana dan ukiran kastil di India.
Asteria Desi Kartika Sari | 18 Mei 2018 17:34 WIB
Foto: Tim Muara Bagdja

Musik tabla mengalun mengiringi koleksi busana yang lahir dari imajinasi tentang warna, bangunan, dan motif ketimuran. Busana yang ditampilkan begitu elok. Bersalin rupa dari gaun sehari-hari yang diperhalus dengan ide-ide baru dengan sentuhan detail  khusus untuk dikenakan para perayaan istimewa.

Pecinta mode pun diajak memasuki atmosfer cantik dengan penampilan elegan busana, serta kemewahan tata panggung dengan desain taman artistik dan gemericik air di kolam dalam tatanan taman bergaya India.

Bagi desainer Ivan Gunawan, India memiliki daya tarik tersendiri. Tak heran pada koleksi Raya Collection 2018 Fatamorgana, Ivan tertarik untuk mengambil inspirasi dari keindahan arsitektur istana dan ukiran kastil di India.

Inspirasi tersebut dia tampilkan melalui 40 set busana siap pakai (ready to wear) perempuan. Koleksi didominasi palet pastel dengan beragam permainan motif mulai dari floral sampai ukiran-ukiran klasik yang biasa menghiasi bangunan-bangunan bersejarah di India.

Desainer yang merancang baju secara otodidak itu ingin memberikan pilihan yang beragam mulai dari outer wear seperti blazer dan jaket, lalu busana-busana longgar yang terinspirasi dari tren piyama.

“Kalau diperhatikan busana saya tidak yang ngelihatin lekuk tubuh. Saya kurang suka melihat wanita berhijab tapi bajunya ketat, pinggangnya ke mana-mana,” jelas Ivan.

Lebih dari itu, koleksi lebih menonjolkan kualitas busana dan karakter bahan-bahan yang semuanya produk buatan Indonesia, di antaranya katun, linen, sifon, lace, poliester, satin, dan jacquard.  

Foto: Tim Muara Bagdja

Seluruh materi yang digunakan Ivan, mulai dari bahan, renda, kancing, dan sebagainya hampir seluruhnya buatan dalam negeri. Namun, hasil akhir yang ditampilkan setara kualitasnya dengan busana-busana berbahan impor.

Dari segi model, tawaran dari koleksi ini cukup beragam. Muncul pilihan outer wear seperti blazer dan jaket, lalu busana-busana longgar yang terinspirasi dari tren piyama. Ivan juga mengakomodasi kebutuhan pelanggannya yang berbusana syar’i dengan menawarkan atasan longgar seperti dress serta hijab panjang.

Tak sembarang menciptakan koleksi, Ivan juga memerhatikan kebutuhan konsumen dengan mengedepankan keterpakaian dan kenyamanan. “Semua dijual per potong, supaya gampang dipadu-padankan. Bahan yang saya pilih juga gampang dicuci di rumah,” ujarnya.

RAYA PREMIUM

Sementara itu dalam koleksi Raya Premium, gaun-gaun diwujudkan layaknya karya seni hidup yang diciptakan dengan bahan sifon sampai duches, tulle yang melayang, kontruktif, serta fenomenal dengan siluet busana anggun nan spektakuler. Gaya tailored untuk outers menjadi pencuri perhatian di samping detail-detail unik pada lengan dan bahu dalam bentuk lipit, tekuk, dan pita.

Koleksi Raya Premium diaplikasikan dalam rok berbiku, celana skinny, palazzo, jodhpur, yang diserasikan dengan blus panjang, jaket panjang hingga terusan longgar.

Melalui label tersebut, Ivan menampilkan 20 set rancangan. Meski mengambil inspirasi India, spirit India yang mix colour kurang begitu terasa akibat pengambilan warna pastel. Pertimbangannya pun kembali pada selera pelanggan. 

Nafas India kemudian dimunculkan dalam terusan panjang berwarna marun dan biru dengan selendang penutup kepala yang disampikan di atas kepala ala India. Ditambah lagi dengan bordir dan lace keemasan semakin memegahkan busana kebangsawanan.

Pada koleksi Premium, dia melakukan eksplorasi bahan scuba. Bahan ini memang cukup ‘keras’ dan tebal. Aplikasinya pas jadi outer, tapi dalam beberapa look, bahan ini membuat tampilan jadi ‘berat’. 

Tak hanya pada koleksi premium, tampaknya pelanggan perlu pintar memadu padan potongan busana agar tampilan tidak berat. Pada beberapa look, aplikasi layer sebenarnya tak berlebihan, tapi efek ruffle pada beberapa potong busana juga perlu jadi pertimbangan dalam padu padan.

Tag : fashion, busana muslim
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top