Video Penyelam Tunggangi Hiu Paus Viral, Ini Aturan yang Benar

Dalam beberapa hari terakhir, di media sosial beredar video seorang penyelam tengah menunggangi hiu paus yang diduga terjadi di perairan Teluk Cenderawasih, Papua.
JIBI | 11 Agustus 2018 12:56 WIB
Beberapa penyelam terlihat mendekati hiu paus di perairan Teluk Cendrawasih, Papua. - Twitter/@FishGOD

Bisnis.com, JAKARTA -- Dalam beberapa hari terakhir, di media sosial beredar video seorang penyelam tengah menunggangi hiu paus yang diduga terjadi di perairan Teluk Cenderawasih, Papua.

Video itu diunggah oleh sejumlah tokoh publik sejak Kamis (9/8/2018). Unggahan itu menimbulkan reaksi keras para warganet lantaran dianggap mengganggu kehidupan bawah laut.

Bahkan, vokalis grup musik Slank Kaka sempat melayangkan informasi itu kepada Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti dan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC). Kedua pihak langsung merespons hal itu.

Dilansir dari Tempo, Sabtu (11/8), TNTC mengunggah aturan pengunjung taman nasional dalam berinteraksi dengan hiu paus. Berikut ini aturan yang wajib diperhatikan, khususnya bagi para penyelam dan operator wisata:

Perahu

- Dalam aturannya, satu bagan hanya boleh disandari satu perahu dengan satu grup penyelam.
- Perahu harus ditambatkan di bagan pada sisi atau bagian bagan yang telah ditentukan. Mesin perahu harus bersandar dalam kondisi mati.
- Ketika berlayar menuju bagan, perahu harus mengatur kecepatan maksimal 10 knot dalam jarak 1 kilometer dan 2 knot dalam jarak 50 meter dari bagan. Perahu juga haru menjaga jarak maksimal 20 meter dari hiu paus.

Pemandu

- Pemandu harus melakukan briefing singkat sekitar 10-15 menit sebelum tamu masuk ke air. Briefing harus mencakup pengaturan waktu berenang, destinasi, pengenalan habitat hiu paus, aturan berinteraksi dengan hiu paus, dan pertanyaan.
- Pemandu harus memastikan grupnya berjumlah maksimal 6 orang.
- Pemandu harus turun pertama kali ke air diikuti para tamu. Pemandu berperan sebagai pemimpin grup yang harus memerhatikan dan membantu semua peserta.

Penyelam saat di air

- Dilarang mengeluarkan suara lantang, berisik, melakukan gerakan mendadak, dan mencipratkan air yang dapat mengganggu hiu paus.
- Penggunaan scuba hanya boleh maksimal dua scuba dalam satu grup. Namun, sebaiknya tak menggunakan scuba.
- Dilarang menyentuh atau mengejar hiu. Bila penyelam didekati hiu paus, mereka harus tetap tenang dan berenang ke samping.
- Jarak dengan hiu paus 2 meter dari tubuhnya dan 3 meter dari kepalanya.
- Penyelam harus masuk ke air dengan setenang mungkin.
- Penyelam harus selalu mengikuti instruksi pemandu.

Setelah menyelam

- Para penyelam harus segera berenang kembali menuju perahu.
- Pemandu harus menjadi orang terakhir yang keluar dari air.
- Pemandu harus mengumpulkan lembar komentar dari para tamu dan menyerahkannya ke Balai Besar TNTC.

Sumber : Tempo

Tag : hiu paus
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top