Keindahan Seni Budaya Kutai Barat Dipamerkan

Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kutai Barat dan enterpreneur sekaligus pencinta seni Lia Candrasarinsecara resmi menggelar acara bertajuk “The Beauty of West Kutai” (3/10) di Pelataran Ramayana, Hotel nIndonesia Kempinski Jakarta.
Mia Chitra Dinisari | 03 Oktober 2018 16:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -  Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kutai Barat dan enterpreneur sekaligus pencinta seni Lia Candrasari
secara resmi menggelar acara bertajuk “The Beauty of West Kutai” (3/10) di Pelataran Ramayana, Hotel
Indonesia Kempinski Jakarta.

"The Beauty of West Kutai" merupakan wujud komitmen dalam membangun potensi
budaya Kutai Barat. Pada kesempatan ini, terdapat serangkaian acara seputar Kutai Barat, yaitu pagelaran
busana Deluxe Collection karya desainer Billy Tjong, juga kolaborasinya bersama situs belanja online
MADEIND yang menggunakan Tenun Doyo dan Sulam Tumpar, pemutaran fashion film arahan Reza
Bustami, peluncuran buku berjudul "Tenun Doyo & Sulam Tumpar, Seni Wastra Kutai Barat"
karya Syahmedi Dean, serta pameran foto karya Honda Tranggono.

Ide ini bermula ketika setahun lalu, perjalanan hidup Lia Candrasari, membawa dirinya
kembali ke sebuah daerah di Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Kutai Barat. Keindahan alam, serta  kentalnya tradisi dan budaya masyarakat setempat begitu menginspirasi Lia Candrasari untuk
mengangkat kekayaan Tanah Air, khususnya Kutai Barat, ke lingkup yang lebih luas.

Hal tersebutlah yang kemudian mendasari terjalinnya kerja sama antara Lia Candrasari dengan DEKRANASDA Kutai Barat hingga acara ini terwujud.

Dalam pagelaran ini, para undangan diajak merasakan keindahan alam, serta kekayaan budaya Kutai Barat
lewat berbagai medium, salah satunya juga melalui dekorasi fashion installation karya The Editors Club,
dengan konsep keseimbangan antara tradisi Kutai Barat dan modernitas yang dilambangkan dengan
konsep kayu dan cermin, sehingga memantulkan berbagai dimensi secara 360 derajat.

Terdapat pagelaran busana Deluxe Collection bertajuk “Serenade of Tenun Doyo” dari Billy Tjong yang
mengaplikasikan Tenun Doyo dan Sulam Tumpar menjadi busana modern, berani, dan dinamis tanpa
mengubah corak tradisi daerah dan garis desain khas Billy Tjong. Sang desainer juga berkolabrorasi
dengan sebuah situs belanja online MADEIND untuk koleksi eksklusif Fall/Winter 2018 MADEIND X
BILLYTJONG, membuat Tenun Doyo menjadi busana berdesain modern dan berpola asimetri khas kaum
urban untuk perempuan modern Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, diluncurkan pula buku berjudul "Tenun Doyo & Sulam Tumpar, Seni
Wastra Kutai Barat" karya Syahmedi Dean, pemutaran fashion film arahan Reza Bustami, serta pameran
foto karya Honda Tranggono yang menggambarkan kehidupan Kutai Barat, dalam tajuk “Potret Indah
Dayak Benuaq”.

Selain berlokasi di kompleks bersejarah, Pelataran Ramayana Hotel Indonesia Kempinski  Jakarta juga secara megah menampilkan nilai seni dan sejarah, sehingga dipilih menjadi lokasi acara yang tepat dalam mendukung dan mempromosikan kebudayaan Indonesia.

Melalui “The Beauty of West Kutai”, mereka tak hanya berkeinginan melestarikan tradisi, membangun potensi budaya, serta memajukan pariwisata Kutai Barat, tetapi juga berharap dapat menginspirasi dan mengajak para anak negeri untuk bersama-sama menyuarakan
keindahan Indonesia lewat kreasi hingga ke tingkat internasional.

Tag : seni budaya
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top