Jual Pariwisata Batam, OP Gelar Konser Eksklusif Michael Learn To Rock

Michael Learn To Rock kembali ke Indonesia untuk memperkenalkan album terbaru \"Still\" secara live di Batam, Desember 2018 mendatang.
Sarma Haratua | 27 November 2018 14:59 WIB
Pimpinan Original Production Tommy Pratama saat menggelar konferensi pers konser"Still" LIVE MLTR di Batam - Bisnis/Sarma Haratua Siregar

Bisnis.com, BATAM – Michael Learn To Rock kembali ke Indonesia untuk memperkenalkan album terbaru "Still" secara live di Batam, Desember 2018 mendatang.

Konser kali ini dibuat lebih eksklusif, dengan target penonton hanya 1.200 hingga 1.500 orang. 

Michael Learn To Rock (MLTR) merupakan penampil internasional pertama yang menjajal Batam. Mereka akan tampil di Radisson Hotel, Batam pada 15 Desember. “Ini saatnya kita menjual nama Batam di dunia Internasional melalui konser musik,” ujar pimpinan Original Production (OP), Tommy Pratama.

Original Production khusus mendatangkan MLTR ke Batam untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Batam. Saat pariwisata di luar Jawa dan Bali tengah gencar diperkenalkan, Original production juga ingin berperan dalam upaya tersebut. 

Menurutnya, Batam adalah sebuah tambang emas yang belum digali, khususnya untuk industri kreatif dan beragam event. Padahal, dengan posisinya yang strategis, Batam memiliki pasar yang sangat besar untuk digarap.

“Jika event musik diadakan di Singapura, atau Malaysia, 70% pasarnya adalah orang Indonesia. Kita adakan di Batam agar pasar dari Asean masuk ke Indonesia, khususnya di Batam,” jelasnya.

Peningkatan aktivitas melalui event di Batam dipercaya akan mampu menarik minat Wisman berkunjung ke Batam. Konser Musik menjadi salah satu pilihan paling ampuh, karena menjunjung bahasa universal bagi semua orang dari berbagai latar belakang.

“Musik memiliki kekuatan universal yang mampu menarik orang dari berbagai latar belakang. Tidak ada warna kulit, tidak ada perbedaan pandangan politik, semuanya sama,” jelasnya.

MLTR memang bukan band milenial seperti yang sedang booming akhir-akhir ini. Namun band satu ini punya fanbase yang sangat loyal. Setiap kali tampil di Indonesia, selalu punya market yang sangat setia mengikuti setiap konser yang diadakan.

Dengan penggemar yang terus bertambah dari seluruh dunia, MLTR kembali ke Indonesia untuk membawa album terbaru "Still" secara live di Batam pada Desember 2018. Konser kali ini dibuat lebih eksklusif, dengan target penonton hanya 1.200 hingga 1.500 orang. 

Target utamanya adalah dari luar negeri. Harga tiket konser MLTR di Batam ternyata lebih murah ketimbang konser-konser di Singapura. Apalagi event ini akan dihelat pada akhir pekan, saat Wisman biasanya membanjiri Batam.

“Dari Singapura biasanya main di hari biasa. Tapi di Batam kita adakan di akhir pekan. Banyak sekali dari luar negeri yang sudah menanyakan tiketnya,” jelasnya.

Menurut Tommy penjualan tiket konser MLTR di Batam termasuk baik, saat ini telah mencapai 70%. Bahkan tiket kelas Diamond seharga Rp.2.500.000,sudah habis terjual. Yang tersisa hanya kursi Platinum seharga Rp1.500.000, Gold Rp750.000, dan Silver Rp550.000.

“Tiket bisa didapat di Kantor Box tiket Radisson Hotel, atau melalui online di Rajakarcis.com. Loket.com, lbudibjo.com, Kiostix.com, Traveloka.com. Kita juga akan buka di Kepri mall selama beberapa minggu ke depan,” jelasnya. 

Event ini menjadi kesempatan bagi pelaku industri pariwista di Batam. Pelaku pariwisata bisa memasukkan produk-produk unggulannya berbarengan dengan even tersebut. “Kami sangat welcome dengan kemungkinan itu,” papar Tommy.

Konser MLTR merupakan langkah awal Original Production menggarap event-event serupa di Batam. Dia berharap mampu memasarkan Batam dalam skala lebih besar melalui event-event musik internasional.

“Kita harus bawa nama Batam ke kancah Internasional. Sehingga orang akan berbondong-bondong datang ke Batam untuk melihat event-event besar di Batam,” jelasnya.

Konser MLTR di Batam ini akan menjadi cikal bakal Batam World Music Festival yang diagendakan berlangsung  pada 2019. Event tersebut akan dilaksankan selama 2 sampai 3 hari dengan menghadirkan sejumlah selebritas dunia dan dari Indonesia.

“Seni budaya lokal Indonesia juga akan kita perkenalkan melalui Batam World Music Festival tersebut,” jelasnya.

Dia  juga mendorong pemerintah berperan dalam event tersebut. Dengan peran pemerintah, UMKM Batam bisa memasarkan produknya khas dan otentik pada event tersebut.  Dengan begitu, penyelenggaraan event berskala besar di Batam juga mendorong pertumbuhan UMKM.

Tag : musik, Michael Learns To Rock
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top