Spons Cuci Piring Tempat Berkembang Biak Bakteri

Spesialis mikrobiologi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Yulia Rosa Saharman SpMK menjelaskan bahwa membiarkan spons tergenang di bak cuci piring merupakan kesalahan, karena membuat bakteri berkembang biak.
Newswire | 29 November 2018 09:05 WIB
Spons cuci piring - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Spesialis mikrobiologi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr  Yulia Rosa Saharman SpMK menjelaskan bahwa membiarkan spons tergenang di bak cuci piring merupakan kesalahan, karena membuat bakteri berkembang biak.

Yulia mengatakan spons yang baru dipakai harus segera dibersihkan dari busa-busa sabun yang tersisa, kemudian dikeringkan, karena jika dibiarkan tergenang akan membuat bakteri berkembang biak dengan bebas.

"Setelah dicuci, tidak boleh sama sekali memasukkannya lagi ke air sabun karena bakteri suka tempat lembab, mudah tumbuh di situ," kata Yulia di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Menurut studi Scientific Reports pada 2017, peneliti menemukan ada 362 jenis bakteri yang bersembunyi di celah-celah spons. Bakteri itu bersembunyi hingga 45 miliar per sentimeter persegi, sama dengan jumlah yang ditemukan dalam sampel tinja.

Mengeringkan spons setelah digunakan sama dengan meminimalisasi potensi bakteri berkembang biak pada benda yang digunakan untuk membersihkan peralatan makan.

Yulia menyarankan untuk menaruh spons dalam tempat khusus yang kering sehingga tidak tercampur dengan air sabun. Berdasarkan penelitian, spons cuci piring sebaiknya diganti sepekan sekali.

Sumber : Antara

Tag : jamur, bakteri
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top