Mendidik Anak Melalui Dongeng

Kampanye Nivea #SentuhanIbu kembali hadir dengan mempersembahkan drama musikal ‘Dongeng Pohon Impian’ daalam rangka menyambut Hari Ibu.
Mia Chitra Dinisari | 29 November 2018 09:56 WIB
Cerita dongeng - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -Kampanye Nivea #SentuhanIbu kembali hadir dengan mempersembahkan drama musikal ‘Dongeng Pohon Impian’ daalam rangka menyambut Hari Ibu.

Saat ini tradisi mendongeng cenderung teralihkan dan tidak termasuk dalam aktivitas wajib sehari-hari. Hal ini dapat dikarenakan oleh padatnya kesibukan di kantor dan paparan gadget yang begitu intens. Para ibu juga sering kali kurang optimal dalam mendongeng karena tidak percaya diri dan gagal menarik perhatian sang anak.

Mr. Holger Welters, President Director PT Beiersdorf Indonesia, mengungkapkan, melalui mendongeng dapat menyampaikan nilai-nilai penting seperti menghargai, keberanian, dan mampu memberikan kenyamanan, ketulusan, dan kasih sayang. "Melalui kampanye ini, NIVEA ingin mendorong para ibu menjadikan mendongeng sebagai kegiatan yang menarik dan esensial," ujarnya.

Mendongeng adalah rutinitas menyenangkan yang membentuk hubungan ibu dan anak secara fisik (usapan, kecupan, pelukan) dan emosional (rasa percaya dan keterikatan anak terhadap ibu), dapat meningkatkan imajinasi anak, serta metode yang baik untuk menyampaikan nilai moral dan budaya kepada anak sejak dini.

Seto Mulyadi, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, menjelaskan, membaca dan mendongeng berkontribusi dalam perkembangan anak, karena dapat mengaktifkan pusat emosi di otak dan melatih fokus perhatian mereka.

"Mendongeng membantu melatih anak berpikir secara terstruktur, menstimulasi kreativitas, memperkenalkan berbagai nuansa emosi, dan proses identifikasi yang erat kaitannya dengan pembentukan pribadi positif ketika anak menjadi dewasa kelak," katanya.

Ariyo Zidni, Pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, mengungkapkan,  mendongeng atau berceritaitu mudah, siapa pun dapat melakukannya. Ibu yang percaya diri dalam bercerita, variasi dalam memainkan suara, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh secara sederhana adalah faktor penting. Tidak perlu berlebihan dan sempurna, tapi jujur.

"Dengan demikian, baik dengan membacakan langsung dari teks buku atau e-book maupun improvisasi cerita, mendongeng dapat menjadi bentuk interaksi yang kuat untuk orang tua dan anak dengan waktu yang sangat terbatas, terutama bagi para ibu generasi milenial yang bekerja. Maka, mari mendongeng agar kebersamaan kita dengan anak-anak tetap berkualitas dan selalu dinanti,” katanya.

Arum Nurhandayani, Brand Manager Nivea Creme, PT Beiersdorf Indonesia, menjelaskan, tahun ini, Nivea #SentuhanIbu mengembangkan konsep mendongeng melalui digital video musical dan drama musikal berjudul ‘Dongeng Pohon Impian’ yang menceritakan makna sentuhan ibu bagi anak dengan berbagai karakter unik dan lagu-lagu ceria.

"Kami berharap drama musikal ini dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan ikatan ibu dan anak, serta menjadi ‘Momen Sentuhan Ibu’ yang istimewa di Hari Ibu nanti.”

‘Dongeng Pohon Impian’ berkisah tentang seorang ibu, Imaji, yang selalu ingin membahagiakan anaknya yaitu Angan. Suatu hari, Imaji dan Angan harus berpetualang untuk mendapatkan kembali Pohon Impian milik mereka dari Saudagar Pongah dan menghadapi berbagai rintangan. Semakin kuat ikatan di antara mereka, semakin besar pula kekuatan mereka untuk melewati rintangan tersebut.

‘Nivea Sentuhan Ibu: Dongeng Pohon Impian’ akan diadakan pada tanggal 22 Desember 2018 di Ciputra Artpreneur dengan 2 jadwal pertunjukan yaitu pukul 14.00 dan 19.00 WIB

Tag : Dongeng
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top