Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Memajang Karya Seni di Kamar Mandi, Kenapa Tidak?

Banyak orang berpikir seorang kolektor benda seni akan menyimpan koleksi berharganya di tempat khusus atau memajangnya di ruang tamu atau makan rumah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan gengsi sang kolektor bila dikunjungi rekan sejawat atau kerabat.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 13 Desember 2018  |  06:08 WIB
Memajang Karya Seni di Kamar Mandi, Kenapa Tidak?
Lukisan Semar Samar-samar - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak orang berpikir seorang kolektor benda seni akan menyimpan koleksi berharganya di tempat khusus atau memajangnya di ruang tamu atau makan rumah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan gengsi sang kolektor bila dikunjungi rekan sejawat atau kerabat.

Namun, tidak bagi kolektor patung perunggu asal Prancis Peter Marino. Kolektor yang berprofesi sebagai arsitek ini justru memajang patung koleksinya di kamar mandi.

Menurutnya, karya seni yang dibelinya adalah untuk meningkatkan mood di kesehariannya.

“Saya akan menaruh [patung] di samping wastafel saya. Di sana, saya bisa mendapatkan pemandangam yang sangat bagus. [Patung] itu menjadi hal pertama yang saya lihat setelah bangun tidur dan menjadi hal terakhir yang saya lihat sebelum tidur," ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg (12/12/2018).

Keunikannya dalam menyimpan benda seni juga akhirnya menepis anggapan bahwa para kolektor membeli benda seni semata-mata sebagai barang investasi.

Selain itu, Marino juga mengumumkan bahwa awal musim panas ini bahwa dia akan membuka pusat seninya sendiri di Southampton, New York. Hal itu menjadi mimpinya sejak dulu yakni mengelola galeri seni miliknya sendiri setelah pensiun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

patung seniman
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top