Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Benarkah Stres Picu Sariawan?

Stres merupakan salah satu gangguan mental yang dialami banyak orang. Saat sedang stres, daya tahan tubuh bakal melemah sehingga mudah terserang penyakit, salah satunya sariawan. Mitos atau fakta?
Chelin Indra Sushmita
Chelin Indra Sushmita - Bisnis.com 24 Desember 2018  |  03:18 WIB
Ilustrasi penderita sariawan (Pictagram)
Ilustrasi penderita sariawan (Pictagram)

Bisnis.com, SOLO – Stres merupakan salah satu gangguan mental yang dialami banyak orang. Saat sedang stres, daya tahan tubuh bakal melemah sehingga mudah terserang penyakit. Salah satu tanda seseorang sedang stres adalah munculnya sariawan.

Tanpa disadari, stres memicu sariawan di mulut. Mengapa demikian? Dikutip dari Telegraph, Minggu (23/12/2018), saat sedang stres, seseorang biasanya makan sembarangan.

Makan memang biasa dijadikan pelarian saat seseorang sedang stres. Segala jenis makanan bakal dilahap tanpa memikirkan risiko yang ditimbulkan.

Akibatnya, bisa saja makanan yang dikonsumsi justru memicu timbulnya penyakit, salah satunya sariawan. Makan makanan panas dan pedas yang biasa dilakukan untuk menghilangkan stres justru memicu timbulnya sariawan.

Jika tidak segera diatasi, sariawan bakal semakin parah dan membuat seseorang tersiksa. Lalu, bagaimana cara tepat menangani sariawan?

Mudah saja, Anda bisa mengobati sariawan dengan berkumur menggunakan cairan antiseptik khusus. Cairan obat kumur tersebut mampu membunuh bakteri yang memperparah peradangan.

Selain itu, pastikan tubuh terhidrasi agar sariawan cepat sembuh. Jika perlu, Anda bisa mengonsumsi vitamin C. Perhatikan pula kebersihan mulut dengan rajin menggosok gigi dan berkumur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

marketing
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top