Cara Mengelola Emosi yang Mengganggu

Emosi adalah reaksi seseorang terhadap suatu keadaan. Emosi bisa berupa perasaan yang menyenangkan seperti sukacita, bahagia, cinta, dan tawa. Ada pula emosi yang tidak menyenangkan seperti marah, takut, dan cemas.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 10 Januari 2019  |  17:55 WIB
Cara Mengelola Emosi yang Mengganggu
Ilustrasi - ifranchise

Bisnis.com, JAKARTA—Emosi adalah reaksi seseorang terhadap suatu keadaan. Emosi bisa berupa perasaan yang menyenangkan seperti sukacita, bahagia, cinta, dan tawa. Ada pula emosi yang tidak menyenangkan seperti marah, takut, dan cemas.

Untuk mengatasi emosi yang mengganggu seseorang perlu mengenali jenis emosi terlebih dahulu. Kita perlu memikirkan mengapa situasi tersebut dapat mengganggu dan apa kira-kira dampak emosi tersebut dalam kehidupan.

Berikut ini cara mengatasi ragam emosi yang sering mengganggu:

1.  Marah

Untuk mengatasi amarah, Anda perlu mengenali tanda-tanda kemarahan dalam diri sendiri. Setelah itu cobalah untuk mengenali cara berpikir positif ketika menghadapi situasi tersebut.

Lakukan hal-hal yang bermanfaat untuk menenangkan diri seperti menarik napas dalam, mendengar musik, berolahraga, menulis curahan hati, melihat film lucu, dan memelihara binatang peliharaan.

2.  Kesal

Apabila Anda adalah orang yang mudah merasa kesal, ingatlah bahwa perasaan tersebut merusak kedamaian dan kebahagiaan. Kekesalan menunjukkan bahwa Ada tidak mampu mengutarakan dengan jelas tentang apa yang sebenarnya mengganggu Anda.

Nah, untuk mengatasi emosi kesal, Anda harus belajar untuk mengungkapkan perasaan pada saat yang tepat. Misalnya ketika Anda marah dan kesal terhadap seseorang, ungkapkan kemarahan itu dengan cara yang jelas tanpa berteriak, memaki, atau memukul.

3. Mudah menangis dan sedih

Sebetulnya menangis sesekali itu baik, tetapi apabila terlalu sering akan mempengaruhi kesehatan mental. Ingatlah bahwa menangis bukanlah satu-satunya cara untuk menyalurkan emosi. Ada banyak cara sehat untuk menyalurkan emosi misalnya dengan bercerita dengan orang yang dapat dipercaya.

4. Dendam

Untuk mengendalikan amarah dan memaafkan orang lain, Anda perlu mengalihkan perhatian Anda sejenak dari masalah atau dari orang yang bersalah pada Anda. Ketika situasi mulai tenang, Anda dapat mulai memikirkan konflik yang tengah terjadi dan memikirkan posisi pelaku kesalahan. Pikirkan alasan-alasan apa yang membuat mereka melakukan kesalahan pada Anda.

5. Ketakutan

Rasa takut bisa disebabkan oleh fobia yang ditandai dengan gugup, tegang, cemas, bahkan malu. Untuk menghadapi situasi ini, Anda sedapat mungkin harus menghindari hal yang menyebabkan perasaan takut muncul.

Untuk lebih tuntas lagi, sebaiknya mencari dukungan atau bantuan dari orang terdekat bahkan ahli profesional untuk mengatasi ketakutan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pengelolaan emosi

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top